Ntvnews.id, Istanbul - Pemerintah Iran menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap berkewajiban memberikan visa kepada tim nasional sepak bola Iran untuk mengikuti ajang Piala Dunia FIFA 2026, meskipun hubungan politik kedua negara masih diwarnai ketegangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dikutip Kamis, 7 Mei 2026, menyusul kekhawatiran mengenai potensi hambatan perjalanan bagi skuad Iran menuju turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Baghaei menegaskan pemerintah Iran tengah berupaya penuh agar partisipasi tim nasional berjalan tanpa kendala administratif maupun politik.
“Para pemain kami akan berangkat ke Amerika Serikat semata-mata untuk Piala Dunia,” kata Baghaei pada Rabu malam, 6 Mei 2026, seperti dilaporkan kantor berita Mehr.
Baca Juga: Gianluca Prestianni Terancam Absen di Piala Dunia Usai FIFA Setujui Permintaan UEFA
Ia menambahkan bahwa negara tuan rumah memiliki kewajiban menjamin penerbitan visa bagi seluruh anggota tim Iran tanpa mempertimbangkan dinamika politik yang sedang berlangsung.
Selain itu, Iran berharap FIFA turut mengambil langkah konkret demi menjaga netralitas dan kredibilitas kompetisi sepak bola dunia tersebut. Baghaei menyebut negaranya akan menggunakan “semua kapasitas yang tersedia” untuk memfasilitasi keberangkatan tim nasional.
Ia juga menyinggung peran Seksi Urusan Iran di Washington yang berada di bawah perlindungan Kedutaan Besar Pakistan untuk membantu kebutuhan administratif karena tidak adanya hubungan diplomatik langsung antara Teheran dan Washington.
Saat ditanya terkait perkembangan negosiasi damai antara Iran dan Amerika Serikat, Baghaei memilih tidak memberikan komentar lebih jauh. “Untuk saat ini, kami fokus pada olahraga,” ujarnya. Sikap itu menunjukkan Iran ingin memisahkan agenda olahraga dari ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: FIFA Pastikan Iran Tetap Main di AS pada Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Iran akan memainkan dua laga fase grup di Los Angeles melawan Selandia Baru pada 15 Juni dan Belgia pada 21 Juni, sebelum menghadapi Mesir di Seattle pada 26 Juni.
Situasi kawasan sendiri masih memanas setelah konflik Iran dengan AS dan Israel sejak Februari lalu, meski gencatan senjata sementara telah diberlakukan melalui mediasi Pakistan.
(Sumber: Antara)
Arsip - Para pemain Iran merayakan kemenangan setelah pertandingan Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 Grup A zona Asia antara Iran dan Uzbekistan di Stadion Azadi pada 25 Maret 2025 di Teheran, Iran. (ANTARA/Fatemeh Bahrami/Anadolu/pri.) (Antara)