AS Optimistis Capai Kesepakatan Damai dengan Iran dalam Waktu Dekat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mei 2026, 07:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi negosiasi damai Iran dan Amerika Serikat dengan mediasi Pakistan. /ANTARA/Anadolu/py. Ilustrasi negosiasi damai Iran dan Amerika Serikat dengan mediasi Pakistan. /ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Amerika Serikat disebut optimistis dapat mencapai kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sekaligus mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

Informasi tersebut disampaikan dua pejabat AS yang identitasnya dirahasiakan kepada media Axios pada Rabu, 6 Mei 2026..

"(Kedua pihak nyaris mencapai kesepakatan) mengenai nota kesepahaman untuk mengakhiri perang dan menyusun kerangka kerja lebih rinci soal negosiasi nuklir," kata dua sumber tersebut, dikutip AFP.

Axios melaporkan bahwa kesepakatan yang tengah dibahas juga mencakup program nuklir Iran serta komitmen pemerintah AS untuk mencairkan jutaan dolar aset Iran yang sebelumnya dibekukan.

Menurut sumber tersebut, pemerintahan Donald Trump kini menanti respons Iran terhadap sejumlah poin penting dalam waktu 48 jam ke depan.

Baca Juga: Iran Terapkan Mekanisme Baru Izin Kapal di Selat Hormuz

Meski belum ada kesepakatan resmi yang disetujui kedua pihak, sumber itu menilai situasi saat ini menjadi titik paling dekat menuju perdamaian sejak konflik dimulai.

Trump sendiri beberapa kali menyampaikan bahwa kesepakatan dengan Iran hampir tercapai, meskipun ia belum membeberkan rincian lebih lanjut terkait proses negosiasi tersebut.

Di tengah upaya diplomasi, Trump sebelumnya meluncurkan operasi bernama Project Freedom untuk membantu kapal-kapal melintasi Selat Hormuz. Jalur strategis itu ditutup setelah serangan militer AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai sejak Februari lalu.

Namun, Pakistan selaku mediator dalam konflik AS-Iran meminta Trump menunda operasi tersebut. Pemerintah Pakistan juga menyebut telah terjadi perkembangan signifikan dalam proses menuju kesepakatan akhir.

Rancangan perjanjian damai itu disebut akan memuat deklarasi berakhirnya perang serta masa negosiasi lanjutan selama 30 hari. Putaran pembicaraan berikutnya dilaporkan berpotensi digelar di Islamabad atau Jenewa.

x|close