Prabowo Salurkan 14 Sapi Kurban untuk Sulawesi Tengah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Apr 2026, 08:50
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Sapi berbobot 922 kilogram bernama Si Kentung milik peternak lokal di Kota Palu dibeli Presiden RI Prabowo Subianto disiapkan untuk disembelih di Kota Palu, Sulawesi Tengah pada momen lebaran Idul Adha 1447 Hijriah/2026. ANTARA/HO-Dinas peternak Kabonena Sapi berbobot 922 kilogram bernama Si Kentung milik peternak lokal di Kota Palu dibeli Presiden RI Prabowo Subianto disiapkan untuk disembelih di Kota Palu, Sulawesi Tengah pada momen lebaran Idul Adha 1447 Hijriah/2026. ANTARA/HO-Dinas peternak Kabonena (Antara)

Ntvnews.id, Palu - Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan hewan kurban sebanyak 14 ekor sapi untuk wilayah Sulawesi Tengah dalam rangka perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulawesi Tengah, Dandy Alfita, menjelaskan bahwa distribusi hewan kurban tersebut mencakup seluruh daerah di provinsi tersebut.

Baca Juga: Baznas Targetkan 1 Juta Hewan Kurban saat Idul Adha 2026, Nilainya Capai Rp2,5 Triliun

“Sebanyak 13 ekor hewan kurban didistribusikan ke 13 kabupaten/kota, sedangkan satu ekor lainnya diberikan untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk disalurkan kepada masyarakat," kata Dandy Alfita di Palu, Senin, 27 April 2026.

Ia menyampaikan bahwa penyaluran hewan kurban ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pelaksanaan ibadah kurban sekaligus berbagi dengan masyarakat, sebagaimana yang rutin dilakukan setiap tahun.

Salah satu sapi yang menjadi perhatian adalah hewan kurban yang akan disembelih di Masjid Raya Baitul Khairaat.

Sapi tersebut memiliki bobot mencapai 922 kilogram, menjadikannya yang paling berat di antara bantuan presiden lainnya di wilayah tersebut.

“Sapi berusia sekitar tiga tahun itu dipilih setelah melalui proses seleksi ketat yang dilakukan oleh pemerintah daerah (pemda) bersama tim teknis," ujarnya.

Dandy menjelaskan bahwa sapi tersebut merupakan jenis simental bernama “Si Kentung” yang berasal dari peternakan lokal di Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.

Dalam proses seleksi, berbagai kandidat dari kabupaten/kota diusulkan, namun “Si Kentung” dinilai paling memenuhi kriteria, terutama dari sisi bobot yang mencapai 922 kilogram.

Selain mempertimbangkan ukuran fisik, proses seleksi juga memperhatikan kondisi kesehatan hewan secara menyeluruh.

“Kami sudah mendapatkan satu ekor sapi yang menjadi pilihan dengan bobot terberat. Sudah dilakukan identifikasi kesehatan dan penimbangan, serta pemberian obat cacing untuk memastikan kondisi organ dalam tetap sehat,” ucap Dandy.

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan secara komprehensif untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular seperti PMK serta gangguan parasit.

Tim dokter hewan juga telah memberikan obat cacing sebagai langkah pencegahan guna menjaga kualitas daging.

Baca Juga: Baznas Alokasikan 10 Persen Kurban 2026 untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatera

Selain faktor kesehatan, lokasi peternakan juga menjadi pertimbangan penting.

Peternakan di Kelurahan Kabonena dinilai memenuhi standar, mulai dari kebersihan kandang, kualitas pakan, hingga sistem perawatan yang baik.

"Khusus penyaluran hewan kurban berbobot 922 kilogram kami koordinasikan antara pemda setempat dan Biro Kesra Pemprov Sulteng supaya pelaksanaannya berjalan lancar dan tepat sasaran," tuturnya.

Dandy menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi hewan kurban, baik dari segi kesehatan maupun kesiapan distribusi, guna memastikan hewan dalam kondisi prima saat diserahkan kepada masyarakat.

(Sumber: Antara)

x|close