Sempat Sulit Terjual, Kini Seluruh Telur Peternak Ayam Ini Terserap Berkat MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Apr 2026, 17:45
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sukses membantu peternak ayam di Sukoharjo menyerap seluruh hasil produksinya melalui pasokan ke berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus memastikan ketersediaan protein berkualitas bagi anak-anak Indonesia. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sukses membantu peternak ayam di Sukoharjo menyerap seluruh hasil produksinya melalui pasokan ke berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus memastikan ketersediaan protein berkualitas bagi anak-anak Indonesia. (Bakom)

Ntvnews.id, Sukoharjo - Kokok ayam terdengar riuh di peternakan ayam petelur Werkudoro, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada pagi hari. Namun, kebisingan tersebut tak menyurutkan semangat para pekerja untuk menjalankan aktivitasnya.

Sejumlah pekerja terlihat mengumpulkan telur dari kandang dan menempatkannya ke dalam krat, sementara yang lain sibuk membersihkan area peternakan.

Aktivitas tersebut dilakukan dengan sigap meski jumlah ayam di peternakan itu cukup banyak.

"Peternakan ini memiliki populasi 10.000 ayam," ujar pemilik peternakan Werdokoro Danang Dwi Prasetyo, seperti dikutip Jumat 24 April 2026.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sukses membantu peternak ayam di Sukoharjo menyerap seluruh hasil produksinya melalui pasokan ke berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus memastikan ketersediaan protein berkualitas bagi anak-anak Indonesia. <b>(Bakom)</b> Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sukses membantu peternak ayam di Sukoharjo menyerap seluruh hasil produksinya melalui pasokan ke berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus memastikan ketersediaan protein berkualitas bagi anak-anak Indonesia. (Bakom)

"Dan saya pun sudah memelihara ayam petelur sejak enam hingga tujuh tahun lalu," imbuh dia.

Saat ini, usaha Danang terlihat berkembang pesat.

Selain menghasilkan telur dalam jumlah besar, ayam-ayam yang dipeliharanya juga memiliki kualitas yang baik.

Namun, kondisi tersebut tidak selalu berjalan mulus.

Baca Juga: MBG Gerakkan Ekonomi Mikro, Peternak Telur Rumahan Rasakan Manfaat Nyata

Danang mengaku sempat kesulitan menjual hasil produksinya karena keterbatasan akses ke pasar, baik ke tengkulak maupun konsumen langsung.

Akibatnya, sebagian telur pun tidak terserap dan hanya menumpuk di peternakan tanpa memberikan keuntungan.

"Jadi beberapa telur kami itu belum terserap atau belum terjual," jelasnya.

Untungnya, Danang kini mampu menjual seluruh telur-telurnya usai Presiden Prabowo Subianto menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lambat laun, Danang pun kebanjiran pesanan dari sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Telur-telur yang tadinya sempat ia khawatirkan tidak akan terserap pasar, akhirnya bisa digunakan untuk memenuhi gizi anak-anak Indonesia.

Baca Juga: Dapat Rapelan MBG untuk Seminggu, Ibu Ini Pamerkan Roti, Telur Bebek, hingga Ayam Ungkep

“Dengan adanya MBG ini berdampak di farm kami juga, jadi telur kita langsung dibeli dari beberapa SPPG di Sukoharjo. Sekitar ada lima hingga delapan SPPG yang sudah menggunakan telur dari kami,” kata dia.

Lebih lanjut, ia mengaku senang dapat berkontribusi langsung terhadap program MBG.

Terlebih, Danang mengatakan bahwa telur-telur yang dihasilkan mengandung nutrisi yang baik karena didukung oleh pakan yang berkualitas.

Oleh karenanya, ia pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada Prabowo atas program MBG dan berharap program ini dapat terus berlanjut agar ia bisa terus memasok telur-telur berkualitas

“Terima kasih kepada Bapak Prabowo yang telah menciptakan atau membuat MBG untuk anak Indonesia,” pungkas dia.

x|close