Mendag Pastikan Minyakita Tidak Langka, Pasokan Minyak Goreng Nasional Aman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 15:58
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampikan paparannya saat melakukan kunjungan ke Kantor Berita ANTARA, ANTARA Heritage Center, Jakarta, Kamis (16/4/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampikan paparannya saat melakukan kunjungan ke Kantor Berita ANTARA, ANTARA Heritage Center, Jakarta, Kamis (16/4/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa minyak goreng rakyat merek Minyakita tidak mengalami kelangkaan di pasaran, meskipun muncul persepsi sebaliknya di masyarakat.

Saat ditemui di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Kamis, 16 April 2026, Budi menjelaskan bahwa Minyakita sejak awal dirancang sebagai instrumen intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng dalam negeri. Kebijakan ini lahir ketika harga crude palm oil (CPO) dunia melonjak, yang mendorong produsen lebih memilih ekspor sehingga pasokan domestik sempat menurun.

Melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO), produsen diwajibkan menyediakan Minyakita sebagai syarat untuk melakukan ekspor. Dengan demikian, ketika volume ekspor menurun, jumlah Minyakita yang beredar di pasar juga ikut menyesuaikan.

Baca Juga: BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng RI Aman hingga Akhir 2026

“Jumlah Minyakita memang tergantung pada volume ekspor. Jika ekspor sedikit, maka pasokan DMO juga menyesuaikan. Padahal stok minyak merek lain di pasar sebenarnya masih banyak dan harganya standar,” kata Budi.

Ia menilai persoalan yang berkembang saat ini lebih kepada persepsi publik yang menjadikan Minyakita sebagai satu-satunya indikator kondisi harga minyak goreng secara umum.

“Minyakita menjadi indikator tunggal harga minyak goreng. Jika Minyakita harganya naik sedikit atau jumlahnya terbatas, narasinya langsung minyak goreng mahal atau langka. Padahal stok minyak merek lain di pasar sebenarnya masih banyak dan harganya standar,” terangnya.

Baca Juga: Sinar Mas Gelar Bazar Minyak Goreng Murah dan Wakaf 600 Al-Qur'an di Nusantara TV

Meski begitu, Budi memastikan ketersediaan minyak goreng secara nasional tetap dalam kondisi aman. Kementerian Perdagangan terus melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional guna memastikan distribusi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Nggak ada (langka), cek aja di lapangan. Ya mungkin Minyakitanya, cuma minyak yang lain banyak yang sebanding dengan minyak kita juga banyak. Jadi cek aja deh banyak, kita sering ke pasar,” imbuh Budi.

(Sumber: Antara)

x|close