Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Iran mengumumkan pembukaan dua jalur alternatif bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi ancaman ranjau laut di sejumlah titik jalur perairan tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps mengimbau seluruh kapal untuk mengutamakan keselamatan selama pelayaran dengan memanfaatkan jalur yang telah disiapkan.
Baca Juga: Kilang Minyak Pulau Lavan Diserang, Iran Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
"Semua kapal yang berniat melintasi Selat Hormuz disarankan mengambil rute alternatif untuk menjamin keselamatan maritim dan menghindari potensi bahaya ranjau laut," kata Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh media lokal.
Kebijakan ini diumumkan setelah Iran menyetujui pembukaan kembali Selat Hormuz secara sementara. Jalur tersebut sebelumnya menjadi perhatian global karena perannya sebagai salah satu rute utama distribusi minyak dunia, yang menyalurkan sekitar seperlima pasokan minyak mentah global.
Baca Juga: Trump Tegaskan Konflik Lebanon Tak Masuk Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran
Pembukaan kembali selat ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan, yang diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan serta kelancaran distribusi energi internasional di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
(Sumber: Antara)
Arsip - Foto udara menunjukkan Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/py.) (Antara)