Ntvnews.id, Manado - Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo
Dalam pidatonya, Hashim menegaskan bahwa pelaksanaan acara tersebut bukan semata gagasannya, melainkan hasil dari aspirasi dan keinginan bersama masyarakat Sulawesi Utara yang telah lama menginginkan perayaan berskala nasional digelar di daerah mereka.
“Saya mau mengucapkan terima kasih kepada panitia. Ini gagasan bersama. Ini bukan gagasan Hashim sendiri. Terima kasih. Tadi saya dengar dari pak gubernur, saya dengar dari pak pendeta, memang sudah lama ini cita-cita, impian dari warga Sulawesi Utara agar acara seperti ini diadakan di Kota Manado," kata Hashim, dikutip dari YouTube Nusantara TV.
Ia juga berharap momentum tersebut tidak berhenti pada tahun ini saja, melainkan dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai agenda rutin yang memperkuat kebersamaan dan semangat kebangsaan.
“Mudah-mudahan di tahun-tahun yang akan datang kita akan ulangi lagi apa yang kita rayakan hari ini di sulawesi utara.”
Menurut Hashim, penyelenggaraan Paskah Nasional di Manado menjadi simbol penting kebersamaan lintas elemen masyarakat sekaligus pengakuan terhadap peran daerah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo di perayaan Paskah Nasional. (Nusantara TV)