Ntvnews.id, Manila - Sebuah gedung sembilan lantai di Kota Angeles, Filipina, dilaporkan runtuh dan menyebabkan puluhan orang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Dilansir dari ABC News, Senin, 25 Mei 2026, petugas informasi Kota Angeles, Jay Pelayo, dalam siaran radio lokal DZBB menyebutkan delapan orang yang berada di sekitar lokasi berhasil diselamatkan. Sementara itu, 11 orang lainnya, termasuk mandor proyek, dilaporkan berhasil menyelamatkan diri.
Sejumlah orang lainnya masih dinyatakan hilang berdasarkan keterangan mandor proyek. Saat ini, operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan di lokasi kejadian.
Hingga kini, penyebab runtuhnya bangunan pada Minggu pagi waktu setempat belum dapat dipastikan. Pihak insinyur kota masih akan melakukan peninjauan terhadap riwayat konstruksi gedung tersebut.
Baca Juga: Perbaikan Plafon Ambruk di Terminal 3 Soetta Ditargetkan Rampung Dua Hari
Pelayo juga menyebut proses evakuasi kemungkinan akan berjalan sulit karena struktur bangunan didominasi material beton. Foto yang dirilis Kantor Informasi Kota Angeles menunjukkan kondisi bangunan yang telah berubah menjadi tumpukan puing beton dan besi bengkok yang tertutup jaring hijau.
"Penilaian belum selesai. Sistem komando terpadu masih mengerjakannya, dan masih terlalu dini untuk menentukan penyebab runtuhnya bangunan, yang masih dalam tahap evaluasi," kata Pelayo.
Ia juga menjelaskan bahwa jaringan listrik di sekitar lokasi turut terdampak akibat insiden tersebut. Warga diminta untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Jaringan listrik terkena dampak dan saat ini sedang diamankan. Kami meminta warga di daerah tersebut untuk bekerja sama dengan pihak berwenang agar operasi penyelamatan bagi mereka yang terjebak tidak tertunda, dan tidak ada orang lain yang berisiko," ujarnya.
Ilustrasi - Gedung ambruk. ANTARA/HO. (Antara)