Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia dalam Pesan Paskah di Vatikan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Apr 2026, 06:10
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Paus Leo XIV. ANTARA/Anadolu/py (ANTARA/Anadolu) Paus Leo XIV. ANTARA/Anadolu/py (ANTARA/Anadolu) (Antara)

Ntvnews.id, Vatikan - Paus Leo XIV menyerukan para pemimpin dunia untuk mengedepankan perdamaian dan tidak menggunakan kekuasaan mereka untuk memicu peperangan.

“Biarlah mereka yang memiliki senjata meletakkannya!” desak Paus Leo ketika menyampaikan berkat kepada Kota Roma dan dunia (Urbi et Orbi) dalam perayaan Minggu Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan.

Ia menegaskan bahwa perdamaian sejati bukanlah yang “dipaksakan dengan kekerasan”, melainkan hasil dari dialog yang tulus.

“Bukan dengan keinginan untuk mendominasi pihak lain, tetapi untuk merangkul mereka,” ujarnya.

Pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu juga mengingatkan bahwa dunia saat ini “semakin terbiasa dengan kekerasan”.

“Kita menjadi acuh tak acuh bukan hanya terhadap kematian ribuan orang, tetapi juga terhadap kebencian dan perpecahan yang disebabkan oleh perang, serta konsekuensi ekonomi dan sosialnya,” tuturnya.

Mengutip ungkapan dari mendiang Paus Fransiskus, Paus Leo memperingatkan tentang “meningkatnya globalisasi ketidakpedulian”.

Baca Juga: Kardinal Suharyo: Paskah Cerminkan Perjalanan Bangsa dari Gelap ke Terang

“Kita tidak bisa terus acuh tak acuh! Kita tidak bisa pasrah pada kejahatan!” desaknya.

Sebagai tindak lanjut, ia menyampaikan rencana untuk memimpin doa bersama demi perdamaian dunia pada 11 April mendatang di Basilika Santo Petrus.

Dalam penutup pesan Urbi et Orbi, Paus menekankan bahwa makna damai Paskah bukan hanya ketiadaan konflik bersenjata, tetapi juga ketenangan batin yang "menyentuh dan mengubah hati kita masing-masing”.

Seperti ajaran Yesus yang menang atas kematian, ia mengajak umat beriman untuk meraih kemenangan “tanpa kekerasan”, melalui kasih yang mampu mencipta, memulihkan, mengampuni, dan menebus.

"Marilah kita izinkan diri kita diubah oleh kedamaian Kristus,” ujar Paus Leo, sembari memohonkan damai sejati bagi semua orang yang tengah menderita.

Baca Juga: Paskah Perdana Paus Leo XIV Diselimuti Bayang-bayang Perang Timur Tengah

Sebelumnya, pada misa Minggu Palma, 28 Maret 2026 yang menandai awal pekan suci, Paus Leo juga menegaskan bahwa “Yesus tidak mendengar doa orang-orang yang memulai perang”.

Pernyataan tersebut dinilai relevan dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, menyusul serangan gabungan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Paus Leo XIV, yang dikenal sebagai Paus pertama asal Amerika Serikat dalam sejarah Gereja Katolik, secara konsisten menyerukan penghentian konflik dan mendorong dialog sebagai jalan menuju perdamaian.

(Sumber: Antara)

x|close