Terungkap Identitas Penembakan di Luar Gedung Putih AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mei 2026, 05:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Foto yang diambil pada 7 Mei 2026 ini memperlihatkan Gedung Putih di belakang lampu lalu lintas di Washington, D.C., Amerika Serikat. (ANTARA/Xinhua/Li Rui.) Foto yang diambil pada 7 Mei 2026 ini memperlihatkan Gedung Putih di belakang lampu lalu lintas di Washington, D.C., Amerika Serikat. (ANTARA/Xinhua/Li Rui.) (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Pelaku penembakan yang terjadi di area luar Gedung Putih, Amerika Serikat, telah teridentifikasi sebagai Nasire Best, seorang pria berusia 21 tahun yang tewas dalam insiden tersebut.

Dilansir dari BBC, Senin, 25 Mei 2026, informasi ini diperoleh dari sumber mitra di AS, CBS News. Sumber tersebut menyebutkan bahwa Best sebelumnya pernah ditangkap oleh Dinas Rahasia Amerika Serikat pada Juli 2025.

Saat itu, ia diketahui mencoba memasuki kompleks Gedung Putih dan kemudian dirujuk ke bangsal psikiatri karena diduga mengalami gangguan kesehatan mental.

Dalam insiden terbaru, Best ditembak mati di sekitar area Gedung Putih setelah lebih dulu melepaskan tembakan pada Sabtu, 23 Mei 2026 waktu setempat.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut sedang berada di Gedung Putih saat kejadian berlangsung, namun dilaporkan tidak terdampak langsung oleh insiden tersebut.

Baca Juga: Detik-detik Penembakan Dekat Gedung Putih, Reporter Sampai Tiarap

Kepala Komunikasi United States Secret Service, Anthony Guglielmi, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi setelah pukul 18.00 waktu setempat ketika seorang pria di dekat perimeter keamanan Gedung Putih “mengeluarkan senjata dari tasnya dan mulai menembak”.

"Polisi Dinas Rahasia membalas tembakan dan mengenai tersangka yang kemudian dibawa ke rumah sakit setempat di mana ia dinyatakan meninggal dunia. Selama penembakan, seorang warga sipil juga terkena tembakan," kata Guglielmi.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi isyarat di lokasi pembangunan ruang dansa Gedung Putih yang sedang berlangsung di Washington, DC, AS, 19 Mei 2026. (Foto: REUTERS/Kevin Lamarque) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi isyarat di lokasi pembangunan ruang dansa Gedung Putih yang sedang berlangsung di Washington, DC, AS, 19 Mei 2026. (Foto: REUTERS/Kevin Lamarque)

Ia menambahkan tidak ada anggota Secret Service yang terluka dalam kejadian tersebut. Setelah insiden, aparat keamanan langsung memenuhi lokasi dan menutup akses di sekitar area pusat Washington, sementara pasukan Garda Nasional ikut mengamankan area dan membatasi akses media.

Saksi mata, termasuk turis asal Kanada Reid Adrian, mengatakan situasi berlangsung panik.

"Kami mendengar sekitar 20 hingga 25 suara seperti kembang api, tetapi itu adalah tembakan, dan kemudian semua orang mulai berlari," katanya kepada AFP.

x|close