Ntvnews.id, Manado - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 29 kali gempa susulan setelah gempa utama yang mengguncang wilayah barat daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, Provinsi Maluku Utara, pada Kamis pagi.
"Sejak terjadinya gempa utama sejauh ini sudah ada 29 gempa susulan," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis, 2 April 2026.
Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi
Ia menjelaskan bahwa magnitudo gempa susulan bervariasi, dengan kekuatan terendah 3,1 dan terbesar mencapai 5,5.
Menurutnya, kemunculan gempa susulan merupakan fenomena yang umum terjadi setelah gempa utama.
"Kami tetap berharap warga waspada berhati-hati, serta memastikan bahwa bangunan rumah atau tempat bekerja dalam kondisi baik setelah terjadinya gempa," ujarnya.
Baca Juga: Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Gelombang Tsunami Kecil Terdeteksi di Sejumlah Wilayah
Sebelumnya, pada Kamis 2 April 2026 pukul 05.48.14 WIB, wilayah Pantai Barat Daya Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, diguncang gempa tektonik.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa tersebut memiliki parameter terbaru dengan magnitudo 7,6. Episenter berada pada koordinat 1,25 derajat Lintang Utara dan 126,27 derajat Bujur Timur, atau sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 33 kilometer.
(Sumber: Antara)
Warga mengamati rumah rusak terdampak gempa magnitudo 7,6 di Kelurahan Gambersi, Ternate, Maluku Utara, Kamis (2/4/2026). ANTARA FOTO/Andri Saputra/rwa. (Antara)