Polisi Evakuasi Mahasiswa Pingsan Saat Demo di Jakpus

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Agu 2026, 19:59
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Tim medis Polda Metro Jaya mengevakuasi seorang mahasiswa berinisial AF (21) yang pingsan saat mengikuti aksi penyampaian pendapat di kawasan Dukuh Atas, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Agustus 2026. Tim medis Polda Metro Jaya mengevakuasi seorang mahasiswa berinisial AF (21) yang pingsan saat mengikuti aksi penyampaian pendapat di kawasan Dukuh Atas, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang mahasiswa berinisial AF (21) pingsan ketika mengikuti aksi unjuk rasa di kawasan Dukuh Atas, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Agustus 2026. Tim medis Polda Metro Jaya langsung mengevakuasi mahasiswa tersebut untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan AF merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Limau. Setelah pingsan di lokasi aksi, AF segera mendapat pertolongan pertama dari personel Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) yang berada di lapangan.

"Petugas memberikan bantuan oksigen awal sebelum mengevakuasi korban menggunakan tandu menuju ambulans untuk dirujuk ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Budi menyampaikan kondisi AF berangsur membaik setelah memperoleh perawatan medis. Mahasiswa tersebut juga telah siuman dan tetap mendapat pemantauan dari petugas.

"Petugas tetap melakukan pemantauan berkala serta memberikan bantuan oksigen hingga kondisi korban stabil," kata Budi.

Menurut Budi, keberadaan personel kesehatan di tengah kegiatan penyampaian aspirasi merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan pelayanan kepada peserta aksi. Tim medis disiapkan untuk merespons apabila terdapat peserta maupun masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan.

"Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan. Ketika ada peserta aksi yang membutuhkan pertolongan, tim medis langsung memberikan penanganan dan memastikan yang bersangkutan mendapatkan perawatan yang diperlukan," kata Budi.

Polda Metro Jaya juga menempatkan fasilitas kesehatan dan tim medis di sejumlah lokasi strategis selama berlangsungnya kegiatan penyampaian pendapat. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung agar kegiatan berjalan aman dan tertib sekaligus memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat yang dialami peserta aksi maupun masyarakat di sekitar lokasi.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close