Farhan Bekukan Izin Bus Rapid Transit Bandung

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Mar 2026, 15:01
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 2 Maret 2026. ANTARA/Rubby Jovan. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 2 Maret 2026. ANTARA/Rubby Jovan. (Antara)

Ntvnews.id, Kota Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memutuskan menghentikan sementara seluruh izin pembangunan proyek Bus Rapid Transit Bandung, setelah menemukan sejumlah persoalan pada kualitas pengerjaan infrastruktur di lapangan.

Farhan menilai hasil pekerjaan proyek transportasi publik itu belum menunjukkan standar yang layak untuk proyek berskala besar.

Ia pun meminta agar proses perizinan dihentikan sementara sampai pihak pelaksana memperbaiki kualitas pembangunan.

BRT itu pekerjaannya jelek sekali. Tidak ada tanda-tanda bahwa itu proyek strategis nasional. DPMPTSP, izinnya ditunda dulu sampai mereka bisa menyelesaikan,” kata Farhan di Bandung, Senin, 16 Maret 2025. 

Baca Juga:  Farhan Siap Dipanggil Kejari Terkait Kasus Korupsi Pemkot Bandung

Situasi pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di Jalan Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (16/3/2026). ANTARA/Rubby Jovan. <b>(Antara)</b> Situasi pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di Jalan Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (16/3/2026). ANTARA/Rubby Jovan. (Antara)

Farhan menyebut sedikitnya lima lokasi menjadi sorotan karena dinilai belum tertata dengan baik. Titik-titik tersebut berada di Jalan Ir. H. Juanda (Dago), Jalan Merdeka, Jalan R.E. Martadinata (Riau) di depan Taman Pramuka Bandung, serta dua titik lain di kawasan Dago yakni sekitar Dago 101 dan di depan Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Bandung.

Menurut Farhan, proyek BRT termasuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) yang seharusnya memiliki kualitas pembangunan yang lebih baik.

“Padahal, proyek BRT termasuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) yang seharusnya memiliki kualitas pembangunan yang baik,” kata Walikota yang juga mantan penyiar radio ini.

Ia menegaskan perbaikan di lima titik tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum pekerjaan lanjutan dilaksanakan.

“Saya putuskan semua izin pembangunan BRT dibekukan sampai mereka bisa merapikan yang ada di lima titik,” katanya.

Farhan juga memastikan bahwa pemerintah kota tidak akan mengizinkan pekerjaan baru, baik pembangunan koridor maupun proyek lain yang berkaitan dengan BRT, sebelum proses perbaikan dilakukan secara menyeluruh.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Farhan Murka Temukan Sampah Numpuk

“Sampai hari ini statusnya adalah hasil peninjauan saya menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bandung menolak BRT kalau melihat hasil pekerjaan seperti itu,” ujarnya.

Ia berharap kontraktor dan pihak terkait segera melakukan pembenahan sehingga kualitas pembangunan infrastruktur transportasi publik tersebut dapat memenuhi standar proyek strategis nasional serta memberi manfaat optimal bagi masyarakat Kota Bandung dalam jangka panjang.

(Sumber: Antara)

x|close