Taman Bendera Pusaka Diresmikan Pramono: Ada Lapangan Padel hingga Patung Fatmawati

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Mar 2026, 11:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Patung Fatmawati di taman Bendera Pusaka Patung Fatmawati di taman Bendera Pusaka (Humas Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menghadirkan ruang publik baru bernama Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan. Peresmian taman yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Sabtu, 14 Maret 2026 sore, menjadi langkah strategis untuk memperluas ruang terbuka hijau yang nyaman, modern, dan mudah diakses masyarakat.

Taman seluas 5,6 hektare ini merupakan hasil integrasi dari tiga taman populer di Jakarta Selatan, yaitu Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat. Menurut Pramono, kehadiran Taman Bendera Pusaka diharapkan menjadi destinasi favorit masyarakat untuk berolahraga, bersantai, hingga berkegiatan komunitas.

“Dengan luas sekitar 5,6 hektare dan jogging track sepanjang 1,2 kilometer, taman ini diharapkan menjadi salah satu pilihan ruang publik bagi warga Jakarta untuk berolahraga maupun beraktivitas,” ujarnya.

Konsep desain taman ini mengusung filosofi Sang Saka Merah Putih yang diwujudkan melalui dua zona utama. Zona merah dirancang lebih aktif dan dinamis untuk kegiatan olahraga dan interaksi sosial, sementara zona putih menghadirkan suasana yang lebih tenang dan reflektif bagi pengunjung.

Kedua area tersebut dihubungkan oleh jalur pedestrian, jembatan penghubung, serta ruang terbuka yang memungkinkan pengunjung menikmati seluruh kawasan taman secara menyeluruh.

Taman Bendera Pusaka juga menghadirkan kekayaan vegetasi dengan 12 jenis tanaman dan sekitar 285 pohon, termasuk beberapa spesies langka seperti pohon menteng, eboni, cempaka, dan kecapi.

Baca Juga: Pramono Resmikan Taman Bendera Pusaka pada 14 Maret

Pramono Anung <b>(Humas Pemprov DKI)</b> Pramono Anung (Humas Pemprov DKI)

Beragam fasilitas olahraga dan rekreasi juga tersedia untuk menunjang aktivitas masyarakat. Di antaranya lapangan padel, lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk basket, tenis, maupun bulu tangkis, serta amphitheater untuk kegiatan komunitas dan pertunjukan. Taman ini juga dilengkapi terowongan penghubung antartaman yang memudahkan pengunjung menjelajahi seluruh kawasan.

Salah satu daya tarik taman ini adalah keberadaan patung Fatmawati, sosok yang dikenal sebagai penjahit Bendera Pusaka Merah Putih. Patung tersebut merupakan karya pematung Teguh Ostenrik, sementara desain arsitektur kawasan dirancang oleh arsitek ternama Yori Antar.

Untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung, taman ini dibuka selama 24 jam dan dilengkapi dengan sistem keamanan seperti CCTV serta pengawasan area secara berkala. Pramono berharap taman ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga mampu memperkuat interaksi sosial warga Jakarta.

“Mudah-mudahan taman ini memberikan manfaat besar bagi warga Jakarta. Selain menjadi ruang rekreasi dan olahraga, taman ini juga diharapkan menjadi ruang publik yang memperkuat interaksi sosial masyarakat,” ungkapnya.

Menariknya, pembangunan Taman Bendera Pusaka tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Proyek ini sepenuhnya dibiayai melalui kerja sama dengan pihak swasta menggunakan mekanisme Koefisien Lantai Bangunan (KLB) serta Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lokasi/Lahan (SP3L).

Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat yang ingin berkunjung agar memanfaatkan transportasi publik. Hal ini karena lokasi taman berada dekat dengan kawasan Blok M yang terhubung dengan berbagai moda transportasi umum.

“Kami mengimbau masyarakat yang ingin berkunjung ke taman ini sebaiknya menggunakan transportasi publik. Aksesnya cukup mudah dari berbagai arah. Jika semua datang dengan kendaraan pribadi, tentu kapasitas parkir yang tersedia tidak akan mencukupi,” tutup Pramono Anung.

x|close