Ntvnews.id, Jakarta - Seorang sopir angkutan kota (angkot) berinisial AS (35) tewas setelah menjadi korban pembacokan dalam peristiwa kekerasan yang terjadi di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Pelaku yang diketahui berinisial LM kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Insiden tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Pama Raya, Cilincing, Jakarta Utara. Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa berdarah itu bermula dari cekcok mulut antara korban dan pelaku.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menjelaskan bahwa pertengkaran antara keduanya sempat disaksikan oleh warga sekitar sebelum akhirnya berujung pada aksi kekerasan.
Baca Juga: Cek Fakta: Video Evakuasi Penumpang Pesawat Akibat Serangan Iran di Israel
"Oh selisih paham. Untuk motifnya kita masih dalami tapi yang pasti, saksi sekitar menyampaikan pada awalnya mereka cekcok," ujar AKP Bobi saat dihubungi wartawan, Jumat (13/3).
Situasi kemudian memanas hingga pelaku secara tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit. Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius.
Menurut keterangan polisi, korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil karena korban diduga mengalami kehilangan banyak darah.
Baca Juga: Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak Lewat Patroli Udara
"Terus tiba-tiba si pelaku langsung bacok pakai semacam celurit. (Korban) tewasnya di rumah sakit. Dibawa ke rumah sakit ditangani dokter kemungkinan kehabisan darah meninggal," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami dua luka bacokan pada bagian bahu dan bawah bahu. Luka tersebut diduga menjadi penyebab utama korban tidak dapat diselamatkan.
"Lukanya secara kasat mata itu di bahu sama bawah bahu. Iya (dua kali bacokan)," tuturnya.
Usai kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku. Hingga kini, penyidik masih terus mendalami motif yang melatarbelakangi penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
"Pelaku sudah diamankan," pungkas Kapolsek.
Ilustrasi korban pembunuhan. (ANTARA/HO) (Antara)