Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima langsung kunjungan kenegaraan Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.
Dari pantauan NTVnews di lokasi, Presiden Frank tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 11.30 WIB. Terlihat mobil presiden Frank diiringi pasukan berkuda ketika memasuki kompleks Istana.
Setelah turun dari mobil, Presiden Frank yang memakasi jas warna hitam langsung disambut oleh Presiden Prabowo Subianto yang memakasi setelan jas abu-abu.
Sebelum memulai upacara kenergaraan, Frank melihat persembahan tarian tradision yaitu Tari Zapin Melayu.
Upacara kenegaraan dimulai, Prabowo dan Frank bediri bersama saat lagu kebangsaan dua negara dilantunkan dan dentum meriam berkumandang.
Lebih lanjut, Prabowo dan Frank meninjau pasukan berbaris kenegaraan dan upacara berakhir mereka berdua ke dalam Istana Negara.
Berdasarkan agenda yang dirilis Kantor Presiden Federal Jerman, Steinmeier akan disambut Prabowo melalui upacara militer di Istana Merdeka.
Baca Juga: Purbaya Tanya Anak Buah Soal Anggaran Pemeliharaan Aset Sitaan: Kok Selama Ini Nggak Ada?
Pertemuan kedua kepala negara itu akan difokuskan pada pengembangan kerja sama di bidang bisnis, energi, iklim, perekrutan tenaga kerja terampil, serta kebudayaan. Selain itu, Indonesia dan Jerman juga akan menegaskan komitmen bersama dalam mendukung demokrasi, tatanan internasional berbasis aturan, serta penguatan kerja sama multilateral di kawasan Indo-Pasifik.
Setelah agenda kenegaraan di Istana Merdeka, Steinmeier dijadwalkan mengunjungi Masjid Istiqlal. Di lokasi tersebut, Presiden Jerman akan berkeliling kompleks masjid sebelum melintasi Terowongan Silaturahmi menuju Gereja Katedral Jakarta yang berada tepat di seberang masjid.
Kunjungan ke dua rumah ibadah tersebut dimaksudkan untuk menampilkan nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang menjadi salah satu ciri kehidupan masyarakat Indonesia. Agenda itu juga dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi antaragama dalam hubungan kedua negara.
Selanjutnya, Steinmeier akan mengikuti forum diskusi bersama para peneliti dan perwakilan lembaga kajian Indonesia. Pertemuan tersebut akan membahas peran negara-negara berkekuatan menengah atau middle powers dalam menghadapi dinamika perubahan tatanan global.
Lawatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat kemitraan strategis Indonesia dan Jerman yang selama ini berkembang di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, investasi, energi hijau, pendidikan, hingga kebudayaan. Dalam kunjungan tersebut, Steinmeier turut didampingi delegasi yang terdiri atas pelaku usaha dan kalangan peneliti.
Setelah menuntaskan seluruh agenda di Jakarta, Presiden Jerman dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Manila sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya di kawasan Asia Tenggara.
Prabowo Sambut Hangat Kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka (NTVnews)