Ntvnews.id, Jakarta - Hari Raya Nyepi tahun ini berlangsung di tengah arus mudik Lebaran 2026. Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, mendorong pemerintah menyiapkan pengaturan khusus transportasi.
Momentum dua hari besar keagamaan tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah.
"Menurut saya, kedekatan momentum Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri pada tahun 2026 harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena Nyepi berlangsung tepat di tengah periode arus mudik Lebaran," ujar Dini, Kamis, 12 Maret 2026.
Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan sejumlah langkah antisipasi agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah masing-masing umat beragama. Salah satu upaya yang perlu dilakukan, menurut dia, adalah memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga sejak awal.
"Pertama, koordinasi lintas kementerian dan lembaga harus dilakukan sejak awal, terutama dengan Kementerian Perhubungan, Kepolisian, pemerintah daerah, serta tokoh-tokoh agama," tutur Dini.
Dini mengatakan, pengaturan arus mudik harus mempertimbangkan waktu pelaksanaan Nyepi, agar tidak menimbulkan kepadatan maupun kebingungan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan. Di samping itu, pemerintah perlu memperkuat sosialisasi kepada masyarakat terkait waktu pelaksanaan Nyepi, khususnya bagi pemudik yang akan melintasi atau menuju daerah yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, seperti Bali.
"Masyarakat harus mendapat informasi yang jelas tentang waktu pelaksanaan Nyepi, terutama di wilayah yang mayoritas Hindu seperti Bali, sehingga para pemudik dapat mengatur jadwal perjalanan lebih awal," tuturnya.
Ia juga meminta perlindungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah masing-masing agama. Umat Hindu, kata dia harus dapat menjalankan Nyepi dengan tenang, sementara umat Muslim tetap dapat melakukan perjalanan mudik dan merayakan Idulfitri dengan nyaman.
"Kemudian perlu ada pengaturan teknis khusus di wilayah yang terdampak langsung, misalnya pengaturan transportasi, operasional bandara dan pelabuhan, serta jalur logistik agar tidak mengganggu pelaksanaan Nyepi namun tetap menjaga kelancaran mobilitas masyarakat," jelasnya.
Kedekatan momentum Nyepi dan Idul Fitri pada 2026, kata dia juga dapat menjadi contoh toleransi dalam kehidupan berbangsa.
"Saya melihat momentum ini justru bisa menjadi contoh toleransi dan kedewasaan bangsa dalam mengelola keberagaman. Dengan perencanaan yang matang dan komunikasi yang baik, saya yakin dua hari besar keagamaan ini dapat berjalan lancar dan saling menghormati," tandas Dini.
Perayaan Nyepi (Pinterest)