Operasional SPPG Pademawu Pamekasan Dihentikan Sementara Usai Temuan Lele Mentah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mar 2026, 14:18
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menu tahu, tempe, dan lele marinasi dengan buah naga, susu, roti yang diberikan oleh SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Jawa Timur, untuk penerima manfaat pada Senin 9 Maret 2026. ANTARA/HO-BGN. Menu tahu, tempe, dan lele marinasi dengan buah naga, susu, roti yang diberikan oleh SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Jawa Timur, untuk penerima manfaat pada Senin 9 Maret 2026. ANTARA/HO-BGN. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Pademawu, Buddagan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dihentikan sementara setelah muncul laporan mengenai ketidaksesuaian menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada siswa, yakni berupa lele mentah.

Badan Gizi Nasional (BGN) langsung melakukan peninjauan setelah menerima laporan bahwa menu tersebut sempat ditolak oleh pihak sekolah karena dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan siswa.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN Albertus Dony Dewantoro mengatakan penghentian sementara operasional dilakukan setelah mempertimbangkan dampak persoalan tersebut terhadap distribusi program MBG.

"Berdasarkan pertimbangan pimpinan BGN, permasalahan tersebut dinilai telah menghambat proses distribusi dalam Program MBG. Oleh karena itu, operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan," kata Albertus Dony Dewantoro di Jakarta, Kamis 12 Maret 2026.

Baca Juga: BGN Stop Sementara Operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa

Ia menjelaskan bahwa penghentian operasional tersebut merupakan langkah lanjutan untuk melakukan evaluasi sekaligus memperbaiki proses pengolahan dan penyajian makanan dalam program tersebut.

Selama masa penghentian, pihak terkait akan melakukan pembinaan serta perbaikan terhadap sistem operasional yang ada.

"Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan dan perbaikan selesai oleh pihak berwenang. Pemerintah berharap perbaikan tersebut dapat memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa," ujarnya.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan menu MBG berupa lele mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan viral di media sosial pada Senin 9 Maret 2026.

Baca Juga: BGN Siap Tambah Ahli Gizi untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Terkait hal itu, Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan Fikri Kuttawakil menjelaskan bahwa penggunaan lele marinasi dalam menu tersebut memiliki pertimbangan tertentu dari sisi gizi maupun ketahanan pangan.

"Mengapa kami menggunakan lele marinasi? Pertama, untuk mencegah berkurangnya gizi di lele itu dan menambah protein di hari itu. Dimarinasi, lele juga bisa bertahan sampai satu hari," ucap Fikri.

SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani sebanyak 3.329 penerima manfaat. Mereka terdiri atas siswa SMA/SMK/MA, SMP/MTs, PAUD/TK, SLB, tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close