Ntvnews.id, Moskow - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov menegaskan bahwa Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menangani konflik di Gaza tidak bisa menggantikan fungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Tidak. Ini cerita yang berbeda,” ujar Lavrov ketika ditanya apakah Board of Peace dapat menjadi alternatif bagi PBB.
Dilansir dari AFP, Kamis, 12 Februari 2026, Lavrov menyampaikan bahwa Amerika Serikat kerap tidak menyukai mekanisme di PBB karena lembaga tersebut mengharuskan adanya proses negosiasi dan kompromi di antara negara-negara anggota. Ia menilai Washington cenderung menginginkan sistem yang bisa dikendalikan secara langsung oleh mereka.
“Mereka ingin mekanisme yang menyerupai dewan perdamaian. Mereka akan mengatakan, ‘Kami akan mengelolanya,’ lalu memutuskan, dan pihak lain berkumpul untuk mencari solusi,” kata Lavrov.
Baca Juga: Rusia Siap Buka Kembali Penerbangan Langsung ke AS Jika...
Sebelumnya, pada Januari lalu, Trump mengumumkan pembentukan Board of Peace dan mengundang sekitar 50 negara untuk ikut bergabung dalam inisiatif tersebut.
Presiden Rusia Vladimir Putin juga menyatakan kesiapan negaranya untuk mentransfer dana sebesar 1 miliar dolar AS dari aset Rusia yang sebelumnya dibekukan oleh pemerintah AS guna mendukung Board of Peace. Pernyataan itu disampaikan Putin dalam pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan Rusia pada 21 Januari.
Putin menambahkan bahwa Rusia akan secara resmi mempertimbangkan usulan keikutsertaan setelah Kementerian Luar Negeri Rusia mempelajari dokumen terkait dan berkonsultasi dengan para mitra strategisnya.
Ia juga menegaskan bahwa Rusia mendukung berbagai upaya yang bertujuan memperkuat stabilitas internasional.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov. (Antara)