Ntvnews.id, Jakarta - Insiden penembakan terhadap pesawat Smart Air Aviation di Boven Digoel, Papua Selatan, memicu respons cepat pemerintah dan aparat keamanan. Pesawat tersebut ditembaki orang tidak dikenal (OTK) sesaat setelah mendarat, dan peristiwa itu berujung pada tewasnya pilot serta kopilot yang bertugas.
Kemenko Polhukam telah menerima laporan awal terkait kejadian tersebut. Kabiro Humas dan Data Kemenko Polkam, Brigjen TNI Inf Honi Havana, menyampaikan bahwa proses verifikasi sedang berlangsung.
Di sisi lain, Polri juga bergerak melakukan koordinasi lintas satuan. Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Edison Isir, mengatakan aparat sedang berupaya menuju lokasi kejadian meski akses medan tidak mudah.
Baca Juga: Airlangga Hingga Bahlil Sambangi Istana Bertemu Prabowo, Bahas Apa?
"Polda Papua dan pers Ops Damai Cartenz 2026 sedang Konsolidasi untuk merespon peristiwa tersebut. Diharapkan bisa segera tiba di lokasi secepatnya menyesuaikan tantangan kondisi geografis dan aksesnya,” jelasnya.
Polda Papua turut mengonfirmasi bahwa komunikasi dengan berbagai pihak di wilayah Boven Digoel terus dilakukan. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, menjelaskan bahwa area insiden berada pada fasilitas bandara tingkat distrik.
"Kita lagi koordinasikan, mengingat itu bandara tingkat Distrik/Kecamatan," ujarnya singkat.
Baca Juga: KSAD Ungkap Rapim TNI AD Bahas Program Prioritas Pemerintah hingga Kesejahteraan Prajuri
Sumber lapangan dari kepolisian setempat juga menguatkan laporan bahwa pesawat Smart Air ditembaki segera setelah mendarat. Informasi dari Antara menyebutkan bahwa kelompok bersenjata melepaskan tembakan ketika pesawat tiba di Korowai setelah terbang dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.
"Benar sekitar jam 11.00 WIT yang bawa 13 penumpang ditembak dan pilot serta copilot dilaporkan meninggal,” kata Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana dilansir Antara.
Hingga kini, aparat masih berupaya menjangkau lokasi dan melakukan langkah-langkah penanganan situasi. Pemerintah pusat menunggu laporan detail dari otoritas wilayah untuk memastikan kondisi dan perkembangan terbaru.
Pesawat Smart Air (Smart Air)