Ntvnews.id, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis temuan terbaru obat herbal ilegal yang mengandung bahan kimia obat (BKO). Dalam pemeriksaan intensif selama November hingga Desember 2025, BPOM menemukan 41 produk obat bahan alam yang terbukti mengandung zat kimia berbahaya.
BPOM melakukan pengujian terhadap 2.923 sampel yang meliputi obat herbal, obat kuasi, dan suplemen kesehatan. Dari pemeriksaan tersebut, 32 produk tercatat mengandung BKO pada November, dan 9 produk ditemukan pada Desember. Seluruh produk yang terdeteksi dinyatakan ilegal, sebagian besar tidak memiliki izin edar.
Temuan ini menambah catatan pengawasan sepanjang 2025, di mana BPOM telah menguji 11.654 produk obat bahan alam dan suplemen kesehatan, dan menemukan 206 di antaranya mengandung BKO. Bahan-bahan kimia yang sering disisipkan mencakup zat yang biasa digunakan pada obat kuat, pelangsing, serta obat antiinflamasi.
Baca Juga: KPK Telusuri Peran 18 Eks Anggota DPR dalam Kasus Suap DJKA
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, memperingatkan bahwa penggunaan BKO dalam produk herbal sangat berbahaya karena tidak diawasi tenaga medis. Efek samping yang muncul dapat berupa gangguan penglihatan, serangan jantung, osteoporosis, kelainan darah, peningkatan tekanan darah, hingga risiko kerusakan organ permanen.
"Produk yang diklaim jamu ternyata mengandung zat aktif obat keras. Ini pelanggaran hukum sekaligus ancaman nyata bagi kesehatan,” ujarnya.
BPOM telah menindak fasilitas produksi, distribusi, dan ritel yang terlibat, dengan sanksi berupa peringatan keras, penarikan dan pemusnahan produk, pencabutan izin edar, hingga proses pidana. Pelanggaran ini dapat dijerat dengan UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023 dengan ancaman 12 tahun penjara atau denda Rp5 miliar.
Selain itu, melalui jejaring ASEAN PMAS, BPOM menerima laporan dari Thailand, Singapura, dan Kaledonia Baru atas beberapa produk yang juga terdeteksi mengandung BKO, menunjukkan peredarannya sudah lintas negara. Nah berikut daftar lengkapnya.
Baca Juga: Murka ke Teddy Pardiyana, Sule: Balikin Hak Anak Saya
Produk Klaim Stamina Pria/Kuat Perkasa
- AMK Madu Tonik Cap Kuda (sildenafil, tadalafil) — NIE dibatalkan
- Jamu Suami (sildenafil sitrat, kafein) — tidak terdaftar
- Daun Muda (sildenafil sitrat) — NIE fiktif
- Super Strong Madu Kuat Alami Tahan Lama (sildenafil sitrat) — tidak terdaftar
- Jakarta Bandung Plus (sildenafil sitrat, parasetamol) — NIE fiktif
- Kopi Ginseng Siberia New (sildenafil sitrat, tadalafil, vardenafil HCl, yohimbin HCl) — NIE fiktif
- Premium Kapsul Herbal (sildenafil) — tidak terdaftar
- Dayak Ramuan Kalimantan Kuno (sildenafil) — NIE fiktif
- Akiyo Candy (tadalafil) — tidak terdaftar
- Raja Ranjang Ganas (sildenafil sitrat) — NIE fiktif
- Jaran Segoro (sildenafil, parasetamol) — NIE fiktif
- Mallboro Black (sildenafil, parasetamol) — NIE fiktif
- Black Honey (sildenafil sitrat) — tidak terdaftar
- Raja Ranjang Ganas Serbuk (sildenafil sitrat) — NIE fiktif
- Gatot Koco (vardenafil HCl) — tidak terdaftar
- Raja Ranjang Ganas Kapsul (sildenafil) — NIE fiktif
- Soloco (tadalafil) — tidak terdaftar
- Misteri Energetic Candy (tadalafil) — tidak terdaftar
- Kapsul Butea-S (sildenafil, tadalafil) — NIE fiktif
- Kopi Mandalika (sildenafil, tadalafil) — NIE fiktif
- ZUKOI (sildenafil) — tidak terdaftar, laporan Thailand
- THANO (sildenafil, tadalafil) — tidak terdaftar, laporan Thailand
Produk Klaim Pegal Linu dan Nyeri Sendi
Baca Juga: Menhan AS Sebut Trump Pilih Negosiasi, Tapi Desak Iran Terima Kesepakatan
- Daun Mujarab (natrium diklofenak, parasetamol) — NIE fiktif
- Jamu Jawa Asli Sarang Tawon (natrium diklofenak) — NIE dibatalkan
- Angger Waras Pegal Linu Tutup Merah (deksametason) — NIE fiktif
- Angger Waras Pegal Linu Tutup Kuning (deksametason) — NIE fiktif
- Naga Mas (ibuprofen) — NIE dibatalkan
- Tawon Sakti Kapsul (deksametason) — NIE fiktif
- Buah Merah Mahkota Dewa Plus (deksametason) — NIE fiktif
- Jamu Jawa Tradisional Jamu Herbal Alami (deksametason) — NIE fiktif
- HW Beauty (deksametason, prednisolon, diklofenak) — Singapura
- Tawon (impor) — tramadol, anti-inflamasi (Kaledonia Baru)
Produk Klaim Penggemuk Badan
- Obat Gemuk (deksametason) — tidak terdaftar
- Vitagem (siproheptadin) — tidak terdaftar
- Vitamin Gemuk (siproheptadin) — tidak terdaftar
- Vitamin Puyer Suplemen Sehat (deksametason, siproheptadin) — tidak terdaftar
- Super Gemoy (siproheptadin HCl, deksametason) — tidak terdaftar
Produk Klaim Pelangsing
- Cathrine Slim (sibutramin) — tidak terdaftar
- Mamychin Slimming Capsul (sibutramin) — tidak terdaftar
- Fix Slim Super Booster / Hendel Exitox Green Coffee Bean / Faslim / Extra Slimming / Slimmy Pink / Super Slimming Herb / Max 7 Days 7 Kg / Detox Slim (sibutramin, N-desmethyl sibutramin, bisakodil) — ilegal, NIE fiktif
Produk Klaim Gejala Kencing Manis
- Jiang Tang Wan (glibenklamid) — tidak terdaftar
BPOM (Google Maps)