Pacitan Gelar Budaya Luwung, Keris Pusaka Presiden Prabowo Dipamerkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Feb 2026, 20:11
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyerahkan keris kepada Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya Basuki Teguh Yuwono saat pembukaan Gelar Budaya Luwung di Gedung Perpustakaan Daerah Pacitan, Jawa Timur. Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyerahkan keris kepada Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya Basuki Teguh Yuwono saat pembukaan Gelar Budaya Luwung di Gedung Perpustakaan Daerah Pacitan, Jawa Timur. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar Gelar Budaya Luwung dengan menghadirkan keris pusaka milik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus edukasi sejarah bagi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Perpustakaan Daerah Pacitan, Jawa Timur, Rabu, 4 Februari 2026 dan merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan.

Gelar Budaya Luwung diselenggarakan Pemkab Pacitan bekerja sama dengan Gerakan Pemuda Ansor Pacitan. Dalam kegiatan ini, keris pusaka Presiden Prabowo Subianto dibawa langsung oleh Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono.

Dalam pameran tersebut, dua keris bergaya Bali milik Presiden Prabowo dipajang bersama sejumlah keris pusaka lainnya. Selain itu, turut dipamerkan keris pusaka milik Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, serta koleksi keris dari unsur forum koordinasi pimpinan daerah dan para kolektor keris.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji saat membuka kegiatan menekankan pentingnya peran setiap generasi dalam mewariskan nilai dan sejarah melalui karya budaya. “Kita semua akan mewariskan sesuatu, minimal kepada keluarga dan lingkungan sekitar, dan itu tercermin dari karya yang kita tinggalkan,” kata Indrata.

Sementara itu, Basuki Teguh Yuwono menilai pameran keris memiliki peran strategis sebagai sarana edukasi untuk menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan budaya bangsa. “Kita patut berbangga sebagai bangsa yang memiliki warisan budaya luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, keris pusaka Presiden Prabowo kerap dihadirkan dalam berbagai kegiatan kebudayaan sebagai bagian dari edukasi publik dan upaya pelestarian warisan budaya, setelah sebelumnya disimpan di Fadli Zon Library.

Selain pameran keris, Gelar Budaya Luwung juga menampilkan pameran batu mulia khas Pacitan, pameran seni rupa, serta bazar buku. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga 6 Februari 2026.

(Sumber: Antara)

x|close