Efek Swasembada Beras dan Program MBG, Sektor Pertanian Catat Pertumbuhan Tertinggi 10 Tahun Terakhir

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Feb 2026, 21:30
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan paparan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026. ANTARA/Bayu Saputra Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan paparan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026. ANTARA/Bayu Saputra (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional sepanjang 2025.

Di tengah tekanan global, kinerja sektor ini justru menunjukkan lonjakan signifikan, terutama dari subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perikanan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, sektor pertanian tumbuh 5,33 persen secara tahunan pada 2025. Angka tersebut menjadi capaian tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Sektor pertanian tumbuh impresif sebesar 5,33 persen pada tahun 2025 (c-to-c), didorong peningkatan produksi domestik seperti tanaman pangan dan peternakan.

"Capaian ini merupakan yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir”, ungkap Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

Menurut BPS, lonjakan pertumbuhan terutama ditopang oleh subsektor tanaman pangan yang mencatat kenaikan hingga 9,94 persen.

Baca: Infografik: Indonesia Capai Swasembada Beras 2025

Peningkatan ini dipicu oleh produksi padi dan jagung yang membaik, seiring perbaikan jaringan irigasi, penyaluran subsidi pupuk, serta bantuan sarana dan prasarana pertanian.

Kinerja tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam mendorong program swasembada beras serta berbagai kebijakan pendukung sektor pangan.

Sementara itu, subsektor peternakan tumbuh 7,78 persen. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan produksi telur dan ayam ras untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk pasokan bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Adapun subsektor perikanan juga mencatat pertumbuhan 4,95 persen, didukung oleh peningkatan produksi dari kegiatan perikanan tangkap maupun budidaya.

Baca Juga: Swasembada Beras Indonesia Tekan Harga Global hingga 44 Persen, Mentan Soroti Peran Petani

Ekonomi RI Tumbuh 5,39 persen di Triwulan IV 2025

Secara umum, BPS mencatat perekonomian Indonesia tetap kuat di tengah dinamika perdagangan dan ketegangan geopolitik global.

Pada triwulan IV 2025, produk domestik bruto (PDB) tumbuh 5,39 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,02 persen.

Dengan capaian tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tercatat sebesar 5,11 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan realisasi 2024 yang berada di angka 5,03 persen.

x|close