Mayat Ditemukan di Pantai Gilimanuk, Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Feb 2026, 16:03
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Mayat diduga korban tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya. Mayat diduga korban tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya. (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Mayat diduga korban tragedi KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali pada 2 Juli 2025, kembali ditemukan. Penemuan mayat ini terjadi setelah operasi pengangkatan bangkai kapal tersebut dilakukan sejak 26 Januari 2026 lalu. 

Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo menjelaskan, jenazah ketiga tersebut ditemukan di Pantai Penginuman Gilimanuk pada Rabu, 4 Februari 2026 pagi.

"Posal Gilimanuk mendapatkan informasi dari warga bahwa telah ditemukan jenazah yang terdampar," ujar Yuli.

Menindaklanjuti laporan itu, anggota Posal Gilimanuk bersama Babinkamtibmas Polsek Gilimanuk kemudian mengevakuasi jenazah yang bercampur dengan sampah laut.

Jenazah yang dalam kondisi tak utuh itu, selanjutnya dievakuasi dengan cara ditandu menyisir pantai sejauh 3 Km menuju Sumur Kembar, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.

"Jenazah dievakuasi ke RSUD Negara menggunakan ambulan Polri untuk dilakukan identifikasi," kata Yuli.

Penemuan ini menambah daftar temuan jenazah. Sebelumnya, dua jenazah ditemukan mengambang ke permukaan laut kala bangkai KMP Tunu Pratama Jaya diangkat.

Jenazah pertama disebut sebagai anak buah kapal (ABK) KMP Tunu Pratama Jaya bernama I Wayan Teja Setiawan berdasarkan identitas yang melekat seperti KTP, SIM serta HP. Sedangkan jenazah kedua, ditemukan tanpa identitas dan hanya mengenakan celana kolor hitam dan dievakuasi ke RSUD Negara.

Adapun operasi pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya terus dilakukan. Bangkai kapal penghubung Pulau Jawa dan Pulau Bali tersebut, secara bertahap diangkat dari kedalaman 56 meter menggunakan kapal tongkang bercakar Pioner 88 oleh PT Buto sebagai pelaksana. Operasi itu mulanya ditargetkan bisa diselesaikan dalam 20 hari.

x|close