Terungkap Misteri Penemuan Mayat di Bantul, Ternyata Eks Sekjen Pordasi DKI Herlan Matrusdi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Feb 2026, 17:02
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Penemuan sesosok mayat pria di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Bantul Penemuan sesosok mayat pria di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Bantul (Polres Bantul)

Ntvnews.id, Jakarta - Penemuan sesosok mayat pria di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Bantul, pada Rabu (28/1) pukul 07.30 WIB, akhirnya membuka tabir sebuah kasus pembunuhan yang berujung pada penetapan dua tersangka.

Kejadian berawal ketika seorang warga yang tengah mencari rumput di Dusun Grogol IX menemukan tubuh pria tergeletak di antara semak-semak. Hal ini dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, baru-baru ini.

“Saksi 1 (warga) sedang mencari rumput di area Gumuk Pasir, Dusun Grogol IX, Parangtritis, kemudian melihat seorang laki-laki tergeletak di semak-semak rumput,” ujar Rita dalam keterangannya yang dilansir pada Senin, 2 Februari 2026.

Warga itu kemudian meminta bantuan warga lain dan segera melaporkan temuan tersebut ke polisi. Saat pertama ditemukan, identitas korban sama sekali belum diketahui. Namun pemeriksaan menggunakan Inafis Portable System serta pembandingan manual sidik jari telunjuk tangan kanan mengungkap identitasnya sebagai HM (69), warga Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Baca Juga: Danantara Pastikan Hadir dalam Pertemuan BEI dan MSCI

“Hasil pemeriksaan Inafis Polres Bantul, korban seorang laki-laki dengan posisi terlentang, kedua kaki menekuk, mengenakan celana pendek hitam, kaus dalam putih, serta kaus luar berkerah biru yang tersingkap,” paparnya.

Pada tubuh korban ditemukan berbagai luka dan lebam yang menguatkan dugaan adanya tindak kekerasan.

“Di pelipis kanan terdapat luka sekitar 4 cm, luka di pangkal hidung sekitar 1,5 cm, lebam di sekitar mulut kiri, luka sobek pada daun telinga kiri sekitar 1,5 cm, telinga kanan sekitar 2 cm, rahang kiri bengkak, serta lebam di bagian leher depan,” ujarnya.

Polisi Sahkan Dua Tersangka

Setelah melakukan penyelidikan, Polres Bantul memastikan bahwa HM merupakan korban pembunuhan. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni RM (42) asal Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, serta FM (61) asal Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Mensesneg: Pengisian 3 Jabatan OJK Bisa Tanpa Tim Seleksi

“Polres Bantul sudah menetapkan dua orang terduga pelaku sebagai tersangka dalam perkara pembunuhan dan/atau tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum (pengeroyokan) terhadap orang hingga meninggal dunia,” kata dia.

Pelaku dan korban diketahui saling mengenal serta memiliki hubungan kerja sama terkait urusan bisnis. “Saling kenal dan ada hubungan kerja sama bisnis,” tambahnya. Kini keduanya telah resmi ditahan di Polres Bantul.

Kasus Berlanjut: Dugaan Motif Bisnis Travel Umrah

Dalam perkembangan penyidikan, identitas korban juga dikonfirmasi sebagai Herlan Matrusdi, pria berusia 68 tahun yang merupakan mantan Sekretaris Jenderal Pusat Pordasi DKI Jakarta. Ia ditemukan tewas dengan kondisi penuh luka di Gumuk Pasir pada pagi hari kejadian.

Dua pelaku, RM dan FM, akhirnya diringkus polisi berdasarkan bukti dan rekaman yang berhasil dikumpulkan. Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto menyebutkan latar belakang yang diduga menjadi pemicu pembunuhan tersebut.

Baca Juga: Olivia Dean Raih Grammy 2026 Sebagai Artis Pendatang Terbaik

“Motifnya, terkait adanya kekecewaan dari pelaku, yaitu RM dan FM, terhadap korban HM karena usaha umrah atau travel haji yang dijanjikan tidak kunjung dilaksanakan.”

Bayu menjelaskan bahwa RM telah menyerahkan uang sebesar Rp 1,2 miliar untuk rencana bisnis tersebut. Namun usaha travel umrah yang dijanjikan tak pernah terealisasi.

“Akan dilakukan untuk bisnis travel tetapi korban tak bisa menjalankan sesuai dengan kesepakatan,” kata Bayu.

x|close