Kunjungan Turis Asing ke RI Tembus 15,4 Juta Selama 2025, Paling Banyak dari Malaysia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Feb 2026, 15:05
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS)

Ntvnews.id, Jakarta - Sektor pariwisata Indonesia menutup tahun 2025 dengan capaian yang menggembirakan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia terus tumbuh setiap tahunnya.

Dari data BPS, kunjungan wisman sepanjang 2025 mencapai 15,39 juta kunjungan. Angka tersebut meningkat 10,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi capaian tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, tren positif ini menunjukkan pemulihan pariwisata nasional yang semakin kuat pascapandemi.

“Total kunjungan wisman mencapai 15,39 juta kunjungan atau meningkat di 2025 ini sebesar 10,80 persen jika dibandingkan tahun 2024. Capaian kunjungan wisman di 2025 ini merupakan capaian tertinggi dalam enam tahun terakhir, atau sejak 2020,” ujar Ateng di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.

Secara bulanan, BPS mencatat jumlah kunjungan wisman pada Desember 2025 mencapai 1,41 juta kunjungan. Realisasi tersebut meningkat 14,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Disporapar Paser Gelar Pelatihan Pemasaran & Pembuatan Paket Wisata, Dorong SDM Pariwisata Lebih Kompeten

Peningkatan ini sejalan dengan momentum libur Natal dan Tahun Baru serta musim liburan di sejumlah negara.

Ateng menjelaskan, kunjungan wisman 2025 mulai mendekati jumlah wisman pada 2019 yang saat itu belum terjadi pandemic Covid-19.

"Tahun 2019 sebelum pandemi, bedanya tinggal sedikit lagi. Pada 2019 kunjungan wisman mencapai 16,1 juta kunjungan,” katanya.

Peta Asal Negara Kunjungan Wisman

Dilihat dari negara asal, wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia sepanjang 2025 paling banyak berasal dari Malaysia dengan kontribusi 17,20 persen dari total kunjungan.

Posisi berikutnya ditempati oleh wisatawan asal Australia sebesar 11,40 persen dan Singapura sebesar 9,90 persen. Lebih dari 41 persen wisman yang datang ke Indonesia berasal dari kawasan ASEAN.

Baca Juga: Prabowo: Alhamdulillah Tahun Ini Pariwisata Kita Meningkat 20 Persen

BPS juga mencatat, meningkatnya arus wisman pada akhir tahun turut mendorong aktivitas pariwisata di berbagai daerah tujuan wisata utama. Kondisi ini berdampak positif terhadap tingkat hunian hotel, pergerakan transportasi, serta aktivitas usaha pariwisata lainnya.

Dari sisi pengeluaran, rata-rata wisman yang berkunjung ke Indonesia sepanjang 2025 membelanjakan sekitar USD 1.267,07 selama berada di Tanah Air.

Meski jumlah kunjungan terbesar berasal dari kawasan ASEAN, pengeluaran terbesar justru dicatatkan oleh wisman asal Eropa, yakni rata-rata USD 1.916,53 per kunjungan.

Selain itu, wisman asal Eropa juga memiliki rata-rata lama tinggal paling panjang, yaitu 16,75 hari.

BPS menilai, peningkatan kunjungan dan belanja wisman memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga ekonomi kreatif, serta berkontribusi terhadap peningkatan ekspor jasa dan produk domestik bruto (PDB) nasional.

x|close