Sosialisasi Perluas Layanan Air Minum, PAM Jaya Dorong Warga Beralih ke Air Perpipaan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jan 2026, 08:40
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
PAM Jaya menggelar sosialisasi pemasangan sambungan baru bagi warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan. PAM Jaya menggelar sosialisasi pemasangan sambungan baru bagi warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Ntvnews.id, Jakarta - PAM Jaya terus mempercepat perluasan layanan air minum perpipaan di Jakarta dengan target cakupan 100 persen pada 2029.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi pemasangan sambungan baru bagi warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Sosialisasi tersebut berlangsung di kediaman Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menegaskan Jakarta Selatan menjadi wilayah prioritas setelah diresmikannya Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan.

Keberadaan IPA Pesanggrahan menjadi penopang utama perluasan layanan air perpipaan di wilayah sekitarnya.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno.

Selain memperluas jaringan, PAM Jaya juga mendorong kesadaran masyarakat untuk beralih dari penggunaan air tanah ke air perpipaan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketersediaan air bersih di Jakarta.

Pada tahap awal pengoperasian IPA Pesanggrahan, perluasan jaringan air minum difokuskan di tiga wilayah, yakni Kebayoran Lama, Pesanggrahan, dan Bintaro. Wilayah tersebut memiliki potensi layanan bagi 50.000 hingga 70.000 kepala keluarga atau sekitar 300.000 jiwa.

Baca Juga: Pramono Lepas Bantuan IPA Mobile dan Mobil Tangki Air ke Sumatera

Saat ini, cakupan layanan air minum perpipaan PAM Jaya telah mencapai sekitar 80,24 persen dan terus meningkat. Pada tahun ini, pembangunan jaringan pipa ditargetkan mencapai sekitar 1.000 kilometer sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Untuk mendorong partisipasi warga, PAM Jaya juga menghadirkan program khusus sambungan baru. Rumah dengan luas di bawah 70 meter persegi mendapatkan fasilitas pemasangan gratis.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin. Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin.

Sementara itu, rumah dengan luas di atas 70 meter persegi dapat memanfaatkan skema cicilan selama satu tahun dengan biaya sekitar Rp50.000 per bulan.

"Kami ingin mempercepat sambungan rumah, khususnya di Jakarta Selatan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan air perpipaan PAM Jaya sebagai solusi air bersih yang lebih ramah lingkungan. Ini juga sejalan dengan mandat dan regulasi pemerintah," kata Arief dalam program NTV Prime di Nusantara TV, Senin (26/1/2026).

Ke depan, PAM Jaya juga akan memperluas layanan ke wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara, termasuk Marunda, yang masih membutuhkan sambungan air perpipaan bagi sekitar 27.000 hingga 30.000 kepala keluarga.

Arief memastikan pembangunan jaringan pipa akan dilakukan secara masif namun tetap berkoordinasi dengan dinas terkait agar tidak mengganggu aktivitas dan kelancaran lalu lintas warga.

x|close