Ntvnews.id, Tapanuli Tengah – Pemerintah terus menggenjot upaya pemulihan wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Pulau Sumatra. Di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, pembangunan infrastruktur penghubung antarwilayah menjadi salah satu prioritas utama pascabencana.
Perbaikan dan pembangunan jembatan dipercepat karena fasilitas ini menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat desa, mulai dari distribusi ekonomi hingga akses layanan dasar.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya kehadiran negara secara nyata, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka menengah dan panjang.
Penguatan infrastruktur dasar dinilai krusial agar aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan publik dapat kembali berjalan normal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir November lalu.
Berdasarkan pantauan pada Jumat (23/1), sejumlah proyek pembangunan jembatan di Tapanuli Tengah tengah berlangsung di beberapa titik strategis.
Baca Juga: Warga Padang Pariaman Digegerkan Penemuan Kerangka Manusia
Salah satunya adalah pembangunan Jembatan Armco titik kedua di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, yang kini telah memasuki tahap persiapan. Proyek ini dikerjakan melalui kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.
Selain itu, pembangunan jembatan gantung juga dilakukan di sejumlah desa dan kecamatan, antara lain di Desa Bonalumban, Kecamatan Tukka; Kampung Mudik dan Desa Ujung Batu, Kecamatan Barus; serta Desa Sipan, Kecamatan Sarudik.
Keberadaan jembatan-jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi akses utama warga menuju pusat perekonomian, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga layanan pemerintahan.
Dengan terus dilanjutkannya pembangunan infrastruktur penghubung, desa-desa di Tapanuli Tengah kian terhubung kembali. Kondisi ini diharapkan membuka akses, menumbuhkan harapan, serta mempercepat kebangkitan masyarakat dalam menata kembali kehidupan pascabencana.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan dan penguatan infrastruktur di wilayah rawan bencana secara berkelanjutan demi ketahanan dan kesejahteraan masyarakat.
Jembatan Garoga, Tapanuli yang sebelumnya rusak berat dan tertimbun lumpur kini telah dibersihkan. (KODIM)