Ntvnews.id, Jakarta - Banjir besar kembali melanda Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan melumpuhkan aktivitas warga. Luapan air merendam Jalan Raya Sukamekar, satu-satunya akses menuju sejumlah kawasan permukiman, sekaligus menenggelamkan perumahan subsidi dengan ketinggian air yang mengkhawatirkan.
Genangan air menutup total Jalan Raya Sukamekar sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Padahal, jalur ini merupakan urat nadi penghubung bagi berbagai perumahan, seperti Green Permata Residence, Nebraska, Perumahan Mutiara Indah, serta perumahan subsidi lainnya di Tambun Utara.
Terputusnya akses ini membuat mobilitas warga lumpuh. Banjir di kawasan tersebut kembali terjadi setelah sepekan sebelumnya wilayah yang sama juga terendam.
Baca Juga: Polda Metro Ringkus Bandar Narkoba, Sita 1,2 Kg Sabu-1.451 Butir Ekstasi
Curah hujan tinggi disertai luapan sungai menyebabkan badan jalan tergenang cukup dalam dan tak bisa digunakan sama sekali. Dampaknya, aktivitas warga terganggu, mulai dari pekerja yang tidak dapat berangkat kerja hingga anak-anak yang kesulitan mengakses sekolah.
Kondisi lebih parah terjadi di Perumahan Subsidi Green Permata Residence. Air setinggi sekitar 1,5 meter, atau mencapai leher orang dewasa, merendam kawasan permukiman dan melumpuhkan lingkungan sekitar. Sebagian warga memilih bertahan di rumah untuk menyelamatkan barang berharga, sementara lainnya mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Warga menyebut banjir di perumahan subsidi ini bukan kali pertama terjadi. Selama kurang lebih lima tahun terakhir, kawasan tersebut kerap terendam setiap musim hujan akibat luapan Kali CBL dan Kali Bekasi yang berada tidak jauh dari permukiman. Hingga kini, warga menilai belum ada penanganan signifikan untuk menghentikan banjir berulang.
Baca Juga: Eka Hospital Group Perluas Jaringan Layanan Kesehatan Premium di MT Haryono
Akibat kondisi ini, aktivitas warga lumpuh total. Sekolah diliburkan, sebagian warga tidak dapat bekerja, dan fasilitas umum ikut terendam. Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan penanganan darurat sekaligus solusi jangka panjang, terutama pembangunan dan penguatan tanggul di sepanjang Kali CBL dan Kali Bekasi.
Selain itu, warga yang mengungsi membutuhkan bantuan logistik berupa makanan cepat saji, air mineral, dan selimut. Mereka juga berharap banjir segera surut agar dapat kembali beraktivitas normal tanpa terus dihantui bencana yang berulang.
Banjir di Tambun Utara Bekasi (Instagram)