Beredar Ancaman Kepada Kandidat BEM, UI Bentuk Tim Investigasi Gabungan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Jan 2026, 13:18
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Beredar Ancaman Kepada Kandidat BEM, UI Bentuk Tim Investigasi Gabungan Beredar Ancaman Kepada Kandidat BEM, UI Bentuk Tim Investigasi Gabungan (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Universitas Indonesia (UI) memfasilitasi pendampingan dan membentuk tim investigasi gabungan terkait adanya laporan eskalasi ancaman keamanan dan teror fisik yang menimpa kandidat Ketua dan Wakil Ketua BEM UI serta mahasiswa pendukungnya.

UI menyatakan sikap tidak menoleransi segala bentuk intimidasi yang mencederai demokrasi kampus serta keselamatan sivitas akademika dan kini telah bergerak membentuk Tim Investigasi Gabungan.

Direktur Humas, Media, Pemerintah dan Internasional UI Erwin Panigoro, di KampusUI Depok, Senin, mengatakan langkah hukum konkret sebenarnya telah diambil.

Sebagai bukti komitmen perlindungan, Tim Advokasi UI bersama Kantor Keamanan Kampus (PLK) telah mendampingi mahasiswa korban teror melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Depok pada Kamis 15 Januari 2026.

Erwin menegaskan pendampingan tersebut bukan sekadar wacana, mengingat laporan resmi telah tercatat di kepolisian dengan Nomor LP/B/75/I/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA.

Seluruh proses pelaporan ini dikawal langsung oleh unsur keamanan kampus, Binmas Pol Khusus UI, serta BKO Pamtup Polri, untuk menjamin keamanan pelapor mulai dari keberangkatan hingga kembali ke kediaman, sehingga mahasiswa dipastikan tidak berjalan sendirian menghadapi proses hukum ini, mengingat mengingat ancaman kini meluas hingga pengiriman paket benda asing dan kain kafan kepada mahasiswa pendukung.

Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UI memutuskan untuk menaikkan status penanganan keamanan per tanggal 17 Januari 2026. Keputusan ini diambil dalam Rapat Koordinasi Darurat yang dihadiri oleh Direktur Kemahasiswaan, Direktur Humas, Kepala Kantor Keamanan UI, dan perwakilan mahasiswa pada malam sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, UI menetapkan tiga langkah strategis, yakni pembentukan Tim Investigasi Gabungan yang melibatkan unsur internal UI dan aparat penegak hukum eksternal untuk mengusut tuntas pelaku teror baik dari dalam maupun luar kampus.

Selain itu UI juga memastikan pendampingan bagi mahasiswa yang merasa terancam tidak lagi terbatas pada kandidat, tetapi juga panitia dan pendukung yang menjadi target serta membuka hotline pengaduan langsung ke nomor Hotline UI dan Kantor Keamanan UI untuk inventarisasi bukti hukum.

Erwin mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan menyerahkan proses ini sepenuhnya kepada Tim Investigasi Gabungan. Ia menegaskan UI akan menindak tegas, baik secara akademik maupun pidana, siapapun oknum yang terbukti terlibat dalam aksi premanisme ini.

x|close