Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa ojek online (ojol) merupakan salah satu penopang penting perekonomian nasional. Pemerintah, kata dia, tidak akan berpaling dari keberlangsungan dan kesejahteraan para pengemudi ojol di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Maman saat menghadiri acara “Grab untuk Indonesia: Dukungan untuk Mitra Pengemudi dalam 3 Babak” di Jakarta, yang juga dihadiri jajaran pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, serta manajemen Grab Indonesia.
“Ojek online di seluruh Indonesia adalah salah satu penopang ekonomi negara kita hari ini,” ujar Maman di hadapan para mitra pengemudi.
Menurut Maman, keberadaan ojol tidak lagi bisa dipandang sebagai profesi pinggiran. Jutaan masyarakat menggantungkan penghidupan dari sektor ini, baik sebagai pekerjaan utama maupun sumber pendapatan tambahan. Karena itu, negara berkepentingan memastikan ekosistem transportasi online tetap sehat dan berkelanjutan.
Ia menegaskan, pemerintah memiliki komitmen kuat untuk terus hadir dalam mendukung kehidupan dan kemandirian pengemudi ojol. Komitmen tersebut, lanjut Maman, juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah benar-benar memikirkan perlindungan dan masa depan pelaku ekonomi digital.
“Pemerintah tidak akan berpaling sedikit pun dari pertumbuhan kehidupan dan kemandirian teman-teman ojek online,” tegasnya.
Baca Juga: Grab Hadirkan Perlindungan Maksimal Lewat BPJS Ketenagakerjaan bagi Mitra Pengemudi
Dalam kesempatan yang sama, Maman mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dan Grab dalam menghadirkan perlindungan sosial bagi pengemudi ojol. Ia menyebut perlindungan tersebut sebagai kebutuhan fundamental, mengingat tingginya risiko kerja yang dihadapi pengemudi setiap hari.
Maman juga menekankan bahwa pengemudi ojol bukan hanya bagian dari sektor transportasi, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan ekosistem UMKM, khususnya para merchant yang bergantung pada layanan pengantaran berbasis digital.
“Dalam ekosistem ini, tidak bisa hanya melihat platform atau pengemudinya saja. Ada UMKM dan merchant yang juga hidup dari rantai ekonomi digital ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Maman menilai model kemitraan dalam transportasi online merupakan konsep yang tepat karena memberikan fleksibilitas waktu dan kesempatan ekonomi yang luas bagi masyarakat. Banyak pengemudi, kata dia, berasal dari kalangan pekerja informal dan pelaku usaha mikro yang memanfaatkan ojol sebagai penopang ekonomi keluarga.
Dengan penegasan tersebut, pemerintah berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus diperkuat agar peran ojol sebagai penopang ekonomi nasional semakin kokoh, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan jutaan pengemudi di seluruh Indonesia.
Menteri UMKM Maman Bersama CEO Grab Neneng (Dok. NTVNews.id: Dedi)