PBB Gelar Rapat Darurat Usai Serangan AS-Israel ke Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mar 2026, 05:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 diwarnai aksi protes besar ketika puluhan delegasi meninggalkan ruangan saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu naik ke podium untuk menyampaikan pidatonya Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 diwarnai aksi protes besar ketika puluhan delegasi meninggalkan ruangan saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu naik ke podium untuk menyampaikan pidatonya (Istimewa)

Ntvnews.id, New York - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadakan rapat darurat setelah serangan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Data PBB mencatat sedikitnya 20 kota di Iran terdampak oleh serangan tersebut.

"Aksi militer membawa risiko memicu serangkaian peristiwa yang tidak dapat dikendalikan siapa pun di kawasan paling bergejolak di dunia," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, seperti dilansir dari Al Jazeera, Minggu, 1 Maret 2026.

Guterres juga menyinggung adanya laporan mengenai tewasnya sejumlah pemimpin Iran, namun ia menyatakan belum dapat memverifikasi informasi tersebut secara independen.

"Saya menyerukan de-eskalasi dan penghentian permusuhan segera. Alternatifnya adalah potensi konflik yang lebih luas dengan konsekuensi serius bagi warga sipil dan stabilitas regional. Saya sangat mendesak semua pihak untuk segera kembali ke meja perundingan," katanya.

Baca Juga: Melania Trump Bakal Pimpin Sidang Dewan Keamanan PBB

Serangan AS dan Israel ke Iran terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026 pagi waktu setempat. Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Salah satu serangan terbaru Iran dilaporkan terjadi di Doha, Qatar, pada Sabtu, 28 Februari 2026 malam waktu setempat. Rudal Iran disebut merusak sistem radar di Pangkalan Militer Al Udeid yang berada di dekat Doha.

"Qatar menjadi sasaran 44 rudal dan delapan drone... dengan delapan orang terluka termasuk satu orang dalam kondisi kritis," kata seorang diplomat kepada AFP.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas dalam serangan di Teheran. Namun, pihak Iran membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa Khamenei masih hidup.

TERKINI

Load More
x|close