Timur Tengah Memanas, Seluruh Penerbangan di Dubai Ditangguhkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mar 2026, 04:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi Pesawat Ilustrasi Pesawat (pixabay)

Ntvnews.id, Dubai - Aktivitas penerbangan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), terdampak eskalasi konflik di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan ke Iran. Seluruh operasional penerbangan di Dubai untuk sementara dihentikan.

"Dubai Airports mengonfirmasi bahwa semua operasi penerbangan di Dubai International (DXB) dan Dubai World Central - Al Maktoum International (DWC) ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis kantor berita pemerintah Dubai melalui akun X resminya.

Penumpang pun diminta untuk menunda perjalanan ke bandara di tengah situasi yang memanas.

"Penumpang disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke bandara pada saat ini dan langsung menghubungi maskapai penerbangan masing-masing untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai penerbangan mereka," tulisnya.

Baca Juga: Sejumlah Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Dibatalkan Buntut Israel Serang Iran

Sebelumnya, AS dan Israel melakukan serangan gabungan ke wilayah Iran pada Sabtu pagi waktu setempat. Serangan tersebut diklaim bertujuan meniadakan ancaman dari rezim Iran.

Iran menyatakan serangan itu sebagai bentuk pelanggaran kedaulatan dan berjanji akan melakukan pembalasan. Serangan balasan kemudian diarahkan ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Serangan Iran Israel <b>(Istimewa)</b> Serangan Iran Israel (Istimewa)

Rentetan ledakan dilaporkan terjadi di beberapa negara Teluk Arab yang menjadi lokasi pangkalan militer AS pada Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat, termasuk Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait.

Informasi terbaru menyebut Menteri Pertahanan Iran Amir Nasirzadeh dilaporkan tewas, begitu pula Komandan Garda Revolusi Iran Mohammed Pakpour. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait kabar tersebut dari pihak Iran maupun Israel.

TERKINI

Load More
x|close