Dulu Bocor dan Berdesakan, Kini Siswa SMP di Garut Belajar Lebih Nyaman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jan 2026, 16:22
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Para siswa SMP Negeri 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Para siswa SMP Negeri 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Mendikdasmen)

Ntvnews.id, Garut - Program revitalisasi sekolah di SMP Negeri 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, membawa perubahan besar bagi proses belajar mengajar. Tak hanya menghadirkan bangunan dan fasilitas baru, program ini juga menumbuhkan semangat baru bagi siswa dan guru.

Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh Zahra Fatimah, siswi kelas IX SMP Negeri 1 Tarogong Kaler. Ia mengaku ruang kelas baru yang kini berada di gedung bertingkat membuat suasana belajar lebih nyaman dan menyenangkan.

“Kelas 9 tiba-tiba pindah ke atas, enak dekat lapangan basket, bisa lihat yang main bola jadi senang,” ujar Zahra dengan wajah ceria. Zahra menceritakan, kondisi ruang kelas sebelumnya kerap mengalami kebocoran. Selain itu, keterbatasan kursi membuat siswa harus duduk berdempetan.

“Satu bangku bisa diisi tiga siswa,” tambahnya.

Pengalaman serupa disampaikan Muhammad Diaz, siswa kelas IX lainnya. Menurut Diaz, revitalisasi sekolah membuat kegiatan belajar menjadi jauh lebih nyaman. Tak hanya ruang kelas, perbaikan fasilitas toilet juga mendapat sambutan positif dari para siswa.

Baca Juga: Lagi, TNI AD Percepat Pemulihan Sekolah Terdampak Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Ruang kelas SMP Negeri 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. <b>(Mendikdasmen)</b> Ruang kelas SMP Negeri 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Mendikdasmen)

Zulfa, siswi lainnya, mengaku kini merasa lebih nyaman menggunakan toilet yang bersih serta belajar di ruang kelas yang tidak lagi bocor.

“Sekarang (toilet) udah enggak kotor lagi, kacanya juga bersih. Jadi selalu pengen balik lagi ke toilet. Ruangan kelas juga udah enggak bocor lagi di tengah, jadi pas sampe sekolah bisa tetep semangat, enggak perlu bersih ngepel-ngepel dulu,” tutur Zulfa.

Atas perubahan tersebut, para siswa SMP Negeri 1 Tarogong Kaler menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas inisiatif program revitalisasi sekolah yang bertujuan untuk memastikan sekolah-sekolah di Indonesia memiliki sarana dan prasarana yang memadai bagi kelangsungan pembelajaran.

Pada hari ini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan gedung hasil program revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 1 Tarogong Kaler. Peresmian ini menandai selesainya revitalisasi 31 sekolah yang didanai oleh pemerintah pusat.

Baca Juga: Masuk Sekolah di Tengah Musim Hujan, IDAI Ingatkan Orangtua Waspadai Risiko Penyakit pada Anak

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&rsquo;ti meresmikan gedung hasil program revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 1 Tarogong Kaler. <b>(Mendikdasmen)</b> Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan gedung hasil program revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 1 Tarogong Kaler. (Mendikdasmen)

“Kita harus berusaha bagaimana menjadi generasi yang berilmu, generasi yang terampil, generasi yang tetap memiliki kepribadian yang utama, knowledgeable, capable, and humble,” ujar Abdul Mu’ti dalam sambutannya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Yan Anwar, menyampaikan apresiasi atas program revitalisasi tersebut karena memberikan manfaat langsung bagi siswa dan guru, terutama dalam pemenuhan kebutuhan ruang belajar. Saat ini, SMP Negeri 1 Tarogong Kaler memiliki 33 kelas untuk proses belajar mengajar. Ada tiga ruang kelas baru yang dibangun dalam program revitalisasi ini.

“Dulu jumlah kelas hanya ada 30, jadi kekurangan tiga kelas. Jadi harus memanfaatkan ruangan laboratorium dan aula serbaguna,” jelas Yan.

TERKINI

Load More
x|close