Orangtua Cekcok, Anak Jatuh dari Balkon di Jatinegara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Jan 2026, 12:01
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
ilustrasi terjatuh (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo) ilustrasi terjatuh (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang balita berusia tiga tahun mengalami luka-luka setelah terjatuh dari balkon rumah dua lantai di kawasan Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa, 6 Januari 2026. Kejadian diduga terjadi karena anak-anak tersebut ditinggal orang tuanya di rumah.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Sri Yatmini, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Berdasarkan keterangan warga sekitar, ibu dari anak-anak tersebut sedang bekerja dan kedua orang tua tidak berada di rumah saat kejadian. Warga juga menyebutkan, sebelum peristiwa itu terjadi, sempat terdengar cekcok antara orang tua korban," kata Sri di Jakarta, Selasa, 6 Januari 2026.

Saat tiba di lokasi, tim PPA menemukan tiga anak berada di dalam rumah dengan pintu terkunci. Polisi juga menelusuri peristiwa anak yang diduga terjatuh dari balkon rumah.

"Polisi kemudian melakukan olah TKP hingga ke lantai dua rumah dan mengamankan satu buah kursi kayu kecil berwarna biru yang diduga digunakan anak korban untuk naik ke balkon sebelum terjatuh," jelas Sri.

Baca Juga: Balita Tewas Terlindas Truk di Buleleng

Garis polisi masih melintang di pagar Ruko Terra Drone setelah terbakar dan menewaskan 22 orang di Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025. ANTARA/Khaerul Izan <b>(Antara)</b> Garis polisi masih melintang di pagar Ruko Terra Drone setelah terbakar dan menewaskan 22 orang di Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025. ANTARA/Khaerul Izan (Antara)

Pendalaman dilakukan untuk mengetahui kronologi kejadian secara rinci dan faktor penyebab peristiwa tersebut.

"Anak yang terjatuh berinisial AC (3), merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Dua anak lainnya masing-masing PI (8) dan GKI (2). Ketiganya sempat dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk penanganan lebih lanjut, termasuk asesmen bersama UPT PPPA," ujar Sri.

Orang tua ketiga anak tersebut menyatakan keberatan jika anak-anak mereka ditempatkan di rumah aman pascakejadian.

"Pernyataan keberatan tersebut dituangkan secara tertulis dan bermaterai, disaksikan Ketua RT serta warga setempat. Polisi pun meminta orang tua agar mengasuh dan menjaga anak-anak dengan lebih baik ke depannya," tambah Sri.

Pihak kepolisian menekankan bahwa penanganan kasus ini mengutamakan perlindungan anak serta pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Polisi juga mengimbau orang tua untuk tidak meninggalkan anak tanpa pengawasan, terutama di rumah yang berpotensi membahayakan keselamatan mereka.

Baca Juga: Balita Tewas Terseret Arus Selokan di Cilegon

Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu) <b>(Antara)</b> Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu) (Antara)

Video kejadian sempat viral diunggah akun Instagram @info.jakartatimurr, memperlihatkan sejumlah warga berupaya membuka jendela rumah karena dua balita berada di dalam rumah dalam kondisi terkunci.

Dalam video, terlihat salah satu anak sempat melompat-lompat sebelum terjatuh dan mengalami luka. Warga kemudian membuka jendela untuk mengevakuasi anak berusia tiga tahun yang harus mendapat beberapa jahitan di bagian dagu.

"Adiknya yang berusia 1 tahun segera diamankan dan dititipkan sementara di rumah salah satu warga. Adapun salah satu kakak dari mereka berdua sedang tidak ada di rumah, sedang sekolah," tulis akun Instagram @info.jakartatimurr.

(Sumber: Antara) 

HIGHLIGHT

x|close