Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyatakan akan melakukan koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga guna memastikan keterlibatan aktif perempuan dalam proses pemulihan pascabencana. Fokus utama diarahkan pada penguatan kegiatan ekonomi berkelanjutan yang dapat meningkatkan kondisi ekonomi keluarga para penyintas bencana.
“Data-data yang saat ini masih dilengkapi oleh tim daerah akan menjadi basis perencanaan program berkelanjutan yang dimaksud,” kata Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Selasa, 6 Januari 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Arifah saat meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Jalan Alur Pakis, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.
Ia menjelaskan bahwa upaya pemulihan yang dirancang mencakup pencegahan dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga, serta peningkatan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi perempuan agar lebih kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar lokal.
Baca Juga: Menteri PPPA Kunjungi Medan Untuk Pastikan Penanganan Kasus Anak Sesuai UU SPPA
Selain itu, Menteri Arifatul Choiri Fauzi juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pemenuhan hak serta perlindungan khusus bagi anak-anak di tengah situasi darurat pascabencana. Langkah tersebut dilakukan melalui pendampingan psikososial bagi korban banjir selama masa pemulihan hingga proses penempatan keluarga korban ke hunian yang telah disiapkan oleh pemerintah.
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak turut menyalurkan bantuan kepada para penyintas, berupa kebutuhan khusus perempuan dan anak, perlengkapan sekolah, serta berbagai sarana edukatif lainnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan kondisi psikologis para korban sekaligus memastikan keberlangsungan kegiatan belajar anak-anak selama berada di tempat pengungsian.
KemenPPPA menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam upaya perlindungan serta pemulihan perempuan dan anak korban bencana di berbagai wilayah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan perempuan berdaya dan anak terlindungi menuju Indonesia Emas 2045.
(Sumber : Antara)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi bersalaman dengan warga di lokasi pengungsian korban banjir di Jalan Alur Pakis, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. ANTARA/HO-KemenPPPA (Antara)