Ntvnews.id, Madrid - Spanyol menyatakan kesiapannya untuk mendukung penyelesaian krisis di Venezuela melalui jalur damai dan berbasis kesepakatan bersama, sebagaimana disampaikan Kementerian Luar Negeri Spanyol.
Dalam keterangan resminya, kementerian tersebut menegaskan bahwa Madrid mendorong seluruh pihak terkait agar meredakan eskalasi, menahan diri, serta menjunjung tinggi hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Spanyol siap menawarkan jasa baiknya untuk membantu penyelesaian damai dan konsensual atas krisis yang sedang berlangsung," demikian bunyi pernyataan tersebut sebagaimana dikutip dari AFP, Minggu, 4 Januari 2026.
Baca Juga: Indonesia Sampaikan Belasungkawa Atas Kecelakaan Kapal Wisata Warga Spanyol di NTT
Disebutkan pula bahwa pemerintah Spanyol terus memantau dinamika krisis Venezuela bersama mitra-mitranya di Uni Eropa serta negara-negara di kawasan Amerika Latin.
Kementerian Luar Negeri Spanyol juga memastikan akan tetap menjalin komunikasi intensif dengan Kedutaan Besar dan Konsulat Spanyol di Caracas, termasuk dengan unit tanggap darurat konsuler, guna memastikan perlindungan warga negara Spanyol.
AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela (X The Tradesman)
Sebelumnya pada hari yang sama, sejumlah ledakan keras dilaporkan terdengar di ibu kota Venezuela, Caracas, seiring meningkatnya ketegangan antara negara tersebut dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Hasil Liga Spanyol: Real Madrid ke Puncak Usai Tekuk Getafe
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap tebal di beberapa lokasi, disertai suara sirene peringatan serangan udara yang terdengar di sejumlah titik kota.
Melalui platform Truth Social, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pasukan AS telah melancarkan operasi militer di Venezuela dan berhasil menangkap Presiden Nicolas Maduro.
AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela (Reuters/Antara)