Ntvnews.id, Jakarta - Selama bulan puasa, banyak orang berupaya menjaga performa kerja agar tetap optimal meski ritme harian berubah. Pola makan, jam tidur, serta tingkat energi sering menjadi perhatian utama. Namun, ada satu aspek penting yang kerap terlewatkan: kesehatan gigi dan mulut.
Padahal, kondisi mulut yang tidak nyaman dapat berdampak langsung pada fokus, kepercayaan diri, dan produktivitas kerja terutama bagi mereka yang aktif berinteraksi,menghadiri rapat, atau bertemu klien selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas kerja, terlebih ketika tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan jadwal makan dan istirahat selama puasa.
Perubahan yang Terjadi pada Mulut Saat Puasa
Selama berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan cairan selama berjam-jam sehingga produksi air liur menurun dan mulut menjadi lebih kering. Kondisi ini membuat bakteri lebih mudah berkembang, meningkatkan risiko bau mulut dan gangguan kesehatan gigi. Bau mulut menjadi keluhan paling umum dan dapat mengganggu interaksi sosial maupun profesional.
Selain itu, dehidrasi juga bisa menyebabkan rasa pahit di mulut serta bibir kering dan pecah-pecah, yang menurunkan kenyamanan, kepercayaan diri, dan produktivitas sepanjang hari.
Langkah Sederhana Menjaga Kesehatan Mulut Selama Puasa
Baca Juga: Cek Kesehatan Warga Terdampak Bencana, Dokter dan Nakes TNI Keliling Desa di Aceh
Menjaga kesehatan gigi dan mulut selama puasa tidak harus rumit. Langkah sederhana seperti menyikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur malam sudah sangat membantu mencegah penumpukan plak dan bau mulut. Penggunaan benang gigi (dental floss), obat kumur, serta membersihkan lidah dengan tongue scraper juga penting untuk menjaga kebersihan area yang sulit dijangkau.
Selain itu, mencukupi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka berperan besar dalam mencegah mulut kering. Menurut drg. Vita,
“Yang pasti mengonsumsi cairan yang cukup setiap hari, untuk manusia dewasa butuh 1.5 liter dalam satu hari, bisa dibagi menjadi 2, yaitu 750ml saat sahur dan 750ml lagi saat berbuka puasa.” jelas drg. Vita.
Konsumsi buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, melon, dan pepaya juga dapat membantu merangsang produksi air liur secara alami. Terkait perawatan gigi saat puasa, drg. Vita menegaskan bahwa, “Untuk hal ini, sebenarnya sudah ada fatwa MUI-nya ya, memang untuk prosedur ataupun treatment di dalam bidang
kedokteran gigi, kalau dilakukan secara hati-hati tidak akan membatalkan puasa. Terutama untuk tindakan pencabutan gigi atau ekstraksi gigi, penambalan, scaling. Dan jika ada air dan kontaminasi darah yang tidak sengaja tertelan, itu juga tidak akan membatalkan puasa.” pungkasnya.
Pentingnya Pemeriksaan Gigi Sebelum Lebaran
Momentum bulan puasa juga menjadi waktu yang tepat untuk memastikan kesehatan gigi sebelum Lebaran tiba.
“Saya rasa waktu sebelum puasa atau awal puasa adalah golden time, karena pemeriksaan atau treatment gigi sedini mungkin akan jauh lebih baik. Karena bila butuh perawatan lebih panjang kita bisa spend time untuk melakukantreatment giginya sebelum lebaran.” ungkap drg. Vita.
Menjelang Lebaran, jadwal klinik biasanya lebih padat dan jam operasional dapat terbatas. Pemeriksaan sejak dini membantu mencegah kondisi darurat yang berpotensi mengganggu momen silaturahmi bersama keluarga dan kerabat.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut selama puasa bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga tentang menjaga kenyamanan, kepercayaan diri, dan performa kerja. Dengan perawatan yang sederhana namun konsisten, bulan Ramadan dapat dijalani dengan lebih produktif dan Lebaran dapat disambut dengan senyum yang sehat.
Smileworks Dental Care telah berdiri sejak tahun 2001, didirikan oleh drg. Marzella Mega Lestari, MDS (OMFS), Sp.BM, PhD. Dengan pendekatan holistik dan multidisiplin, Smileworks menerapkan standar world-class dentistry melalui kolaborasi antarspesialis, perencanaan perawatan berbasis evidence-based dentistry, serta pemanfaatan teknologi berstandar internasional.
Saat ini, Smileworks didukung oleh 14 dokter gigi spesialis dari berbagai bidang, seperti spesialis Invisalign Provider, Bedah mulut, Implantologi, Prostodonsia, Periodonsia, Konservasi Gigi, Ortodonti, dan Kedokteran Gigi Anak (Pedodonti).
Untuk mendukung diagnosis yang akurat dan perencanaan perawatan yang presisi, Smileworks dilengkapi dengan teknologi modern seperti Intra Oral Scanner, CBCT (Cone Beam Computed Tomography), iTero 3D Scanner, RayFace Scanner, Cephalometry, Panoramic X-ray, serta in-house dental laboratory. Smileworks Dental Care berkomitmen menghadirkan perawatan gigi yang tidak hanya memperbaiki senyum, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup pasien.
Edukasi masalah kesehatan gigi dan mulut bersama drg. Yashinta Rachmavita Moona, Sp.BM - Spesialis Bedah Mulut di klinik SMILEWORKS Kelapa Gading. (Dokumentasi)