Ntvnews.id, Jakarta - Semangat toleransi, persaudaraan, dan gotong royong antarumat beragama menguat dalam perayaan Natal Nasional 2025. Perayaan ini tidak hanya menjadi momentum keagamaan umat Kristiani, tetapi juga mencerminkan kuatnya kebersamaan masyarakat Indonesia yang majemuk.
Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025 yang juga Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa partisipasi dan dukungan datang dari berbagai agama.
Kontribusi tersebut diwujudkan dalam bentuk donasi dana hingga bantuan paket sembako yang nilainya sangat signifikan.
Baca Juga: Menteri Maruarar Pastikan 1.050 Huntara Dibangun Cepat untuk Korban Bencana
Ketua Panitia Natal Nasional 2025 sekaligus Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait di Nusantara TV (NTV)
Baca Juga: Maruarar Sirait: Manfaatkan Produk UMKM dalam Acara Natal Nasional
"Memberikan bantuan untuk natal ini ada mungkin sekitar 10 miliar lebih itu dari saudara-sudara kita, umat Islam," ucapnya dalam program NTV Interview di Nusantara TV, dikutip Sabtu, 3 Januari 2026.
Tak hanya itu, dukungan juga datang dari umat Buddha. Maruarar menyebutkan bahwa umat Buddha turut menyumbang dana sekitar Rp5 miliar serta 20 ribu paket sembako.
Menurut Maruarar Sirait, kolaborasi lintas agama dalam aksi sosial Natal Nasional 2025 adalah cerminan wajah Indonesia yang sesungguhnya.
"Jadi saya pikir, ya memang, ya inilah Indonesia yang memang kita inginkan bersama," ungkap Maruarar Sirait.
Ketua Panitia Natal Nasional 2025 sekaligus Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait di Nusantara TV. (NTV)