Menteri Maruarar Pastikan 1.050 Huntara Dibangun Cepat untuk Korban Bencana

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jan 2026, 09:06
thumbnail-author
Ramses Manurung
Penulis & Editor
Bagikan
Ketua Panitia Natal Nasional 2025 sekaligus Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dalam wawancara khusus bersama Nusantara TV Ketua Panitia Natal Nasional 2025 sekaligus Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dalam wawancara khusus bersama Nusantara TV

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Panitia Natal Nasional 2025 sekaligus Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan 1.050 unit hunian sementara atau huntara yang saat ini dibangun pemerintah pusat melalui Danantara. Seiring pembangunan huntara, Kementerian PKP juga memastikan percepatan pembangunan hunian tetap di wilayah pasca bencana dengan memperhatikan aspek keamanan lokasi dari resiko bencana seperti longsor dan banjir.

Hal itu disampaikan Maruarar Sirait usai wawancara khusus bersama Nusantara TV, di NT Tower Jakarta, Jumat (2/1/2026) malam.

Percepatan penanganan pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui pembangunan hunian sementara atau huntara yang ditargetkan sebanyak 1.050 akan dibangun melalui koordinasi Danantara. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan pembangunan huntara berjalan selaras dengan percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor terus dilakukan mengingat penentuan lokasi hunian tetap harus aman dari risiko bencana, memiliki kejelasan status lahan secara hukum, serta dekat dengan fasilitas dasar seperti rumah sakit, sekolah, dan pasar.

Ketua Panitia Natal Nasional 2025 sekaligus Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait didampingi Pemimpin Redaksi Nusantara TV Abraham Silaban (kanan) dan Pemimpin Redaksi NTVNews.id Ismoko Widjaya Ketua Panitia Natal Nasional 2025 sekaligus Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait didampingi Pemimpin Redaksi Nusantara TV Abraham Silaban (kanan) dan Pemimpin Redaksi NTVNews.id Ismoko Widjaya

Kementerian PKP juga memperhatikan akses dan kelancaran jalur logistik agar pembangunan dapat berjalan optimal.

Baca juga: BNPB: 1.050 Hunian Sementara untuk Warga Sudah Terbangun di Aceh

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian PKP terus melakukan langkah-langkah percepatan pembangunan hunian tetap. Saat ini proses ground breaking telah dimulai di empat lokasi di antaranya Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, hingga Sibolga, Sumatra Utara melalui kolaborasi bersama pihak swasta.

"Ya, kita tentu sangat bergembira sekali karena Danantara Pak Rosan kebetulan kurang lebih berapa hari lalu rapat sama Mendagri dengan kami menyiapkan 15.000. Sudah mulai dengan di Aceh ya kurang lebih 600 yang kemarin. Bagus sekali. Dan beberapa tempat lainnya disiapkan dengan Pak Dony," ujar Maruarar Sirait.

"Tentu APBN sangat besar kita persiapkan. Karena kami tentu penugasannya adalah hunian tetap. Artinya rumah yang hanyut yang hilang itu pasti menjadi bagian tugas kami. Kemudian juga rumah yang rusak berat tapi tidak bisa lagi direnovasi. Kalau rumah yang ringan dan sedang kan masih bisa direnovasi," imbuhnya.

Maruarar memastikan pembangunan hunian tetap dibiayai sepenuhnya melalui APBN dengan harapan pemulihan kawasan permukiman di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dapat segera terealisasi.

x|close