91,41 Ton Sampah Sisa Perayaan Malam Tahun Baru di Jakarta Diangkut

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jan 2026, 15:45
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Petugas kebersihan di saat malam tahun baru di Bundaran HI Petugas kebersihan di saat malam tahun baru di Bundaran HI (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencatat volume sampah sisa perayaan malam Tahun Baru mencapai 415 meter kubik atau setara 91,41 ton. Angka ini mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan perayaan Tahun Baru sebelumnya yang menembus 132 ton. 

Penanganan sampah difokuskan di sejumlah titik utama keramaian, seperti Bundaran HI, Jalan Sudirman-MH Thamrin, kawasan Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, SCBD dan Bursa Efek Indonesia, Monas dan seluruh Jalan Medan Merdeka, Patung Pemuda Membangun, Lapangan Banteng, hingga kawasan Masjid Istiqlal dan sekitarnya.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto menyampaikan bahwa proses pembersihan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sejak malam hingga dini hari. Meski jumlah pedagang kaki lima meningkat dan kondisi jalan basah akibat hujan membuat sampah lebih berat serta menempel di permukaan aspal, seluruh area perayaan dapat ditangani dengan optimal.

“Ribuan petugas kebersihan kami kerahkan dengan dukungan armada pengangkut sampah agar Jakarta kembali bersih sebelum aktivitas warga dimulai. Menjelang subuh, seluruh area sudah tuntas dibersihkan dan Jakarta kembali kinclong,” ujar Asep di Jakarta, pada Kamis, 1 Januari 2026. 

Bundaran HI <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Bundaran HI (Ntvnews.id/Adiansyah)

Baca Juga: Meski Dilarang, Kembang Api Tetap Nyala di Bundaran HI saat Malam Tahun Baru

Asep menjelaskan, turunnya volume sampah tidak lepas dari kebijakan pelarangan kembang api, faktor cuaca, serta konsep perayaan Tahun Baru 2026 yang lebih sederhana dan reflektif. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas kebersihan yang tetap bekerja tanpa lelah menjaga wajah ibu kota.

Selain itu, DLH DKI Jakarta turut mengapresiasi peran aktif masyarakat yang disiplin membuang sampah pada tempatnya dan berupaya mengurangi penggunaan sampah sekali pakai selama perayaan.

“Kesadaran warga ini sangat membantu dan menjadi kunci terciptanya perayaan yang tertib, nyaman, dan bersih,” katanya.

Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta sendiri dikemas dengan pendekatan reflektif melalui doa bersama sebagai bentuk empati terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Semangat solidaritas dan kepedulian tersebut sejalan dengan komitmen menjaga kebersihan, ketertiban, serta nilai-nilai kemanusiaan di ruang publik Jakarta.

x|close