4 Turis Asing Jadi Korban Kebakaran Klub Malam

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Des 2025, 06:19
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi kebakaran. (Ist/Net) (A) Ilustrasi kebakaran. (Ist/Net) (A) (Antara)

Ntvnews.id, New Delhi - Sebanyak empat warga negara Nepal termasuk dalam 25 korban jiwa akibat kebakaran yang melanda sebuah klub malam di kawasan wisata Goa, India.

Dilansri dari AFP, Selasa, 9 Desember 2025, Duta Besar Nepal untuk India, Shankar P. Sharma, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kejadian tersebut.

"Sangat berduka atas tragedi kebakaran Goa yang menewaskan 25 orang kemarin, termasuk empat warga negara Nepal," paparnya.

Ia kemudian menambahkan ungkapan simpati dan doa bagi para keluarga serta korban luka.

Baca Juga: Pemain 'Bodong' Timnas Malaysia Rodrigo Holgado Dipecat dari Klub

"Saya turut berduka cita untuk keluarga yang ditinggalkan, dan saya berdoa agar mereka yang terluka segera pulih," imbuhnya.

Kebakaran yang terjadi pada Minggu, 7 Desember 2025 waktu setempat itu juga merenggut nyawa warga India, terutama para pekerja klub malam, serta sejumlah wisatawan dari New Delhi.

Ilustrasi mayat <b>(freepik/ kjpargeter)</b> Ilustrasi mayat (freepik/ kjpargeter)

Insiden tersebut berlangsung di sebuah klub malam yang berlokasi di Arpora, wilayah utara negara bagian pesisir tersebut. Para pejabat mengungkapkan bahwa percikan dari "petasan listrik" menjadi pemicu awal munculnya api.

Sebagian besar korban meninggal akibat sesak napas ketika terjebak di ruang bawah tanah dan area dapur setelah konstruksi kayu di klub malam itu terbakar hebat.

Baca Juga: Penemuan Mayat di Aliran Sungai Cileungsi Gegerkan Warga Bogor

Kepala Menteri Goa, Pramod Sawant, menyampaikan pada Minggu bahwa pihak berwenang telah menangkap empat orang terkait insiden tersebut. Ia juga memerintahkan dilakukannya inspeksi terhadap klub malam lain di negara bagian yang pernah berada di bawah kolonial Portugis itu.

Kebakaran serupa kerap terjadi di India, dipicu oleh lemahnya standar konstruksi, tingginya kepadatan pengunjung, serta minimnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan.

TERKINI

3 Syarat dari Iran Jika Ingin Perang Berakhir, Apa Itu?

Luar Negeri Jumat, 13 Mar 2026 | 07:30 WIB

Rekam Rudal Iran di Langit Dubai, Turis Terancam Hukuman Penjara

Luar Negeri Jumat, 13 Mar 2026 | 07:30 WIB

Jepang Mulai Lepas Cadangan Minyak

Luar Negeri Jumat, 13 Mar 2026 | 06:50 WIB

Trump Klaim Lagi Perang AS-Israel Melawan Iran Segera Berakhir

Luar Negeri Jumat, 13 Mar 2026 | 06:45 WIB

Penembakan Terjadi di Kampus AS, 2 Orang Terluka dan Pelaku Tewas

Luar Negeri Jumat, 13 Mar 2026 | 06:25 WIB

Antrean Panjang di Sejumlah Bandara AS, Ada Apa?

Luar Negeri Jumat, 13 Mar 2026 | 06:15 WIB

Pasukan Quds Iran Bersumpah Terus Lawan AS-Israel

Luar Negeri Jumat, 13 Mar 2026 | 06:10 WIB

Trump Persilakan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026, Namun...

Luar Negeri Jumat, 13 Mar 2026 | 05:45 WIB
Load More
x|close