Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa jumlah Warga Negara Indonesia yang dikonfirmasi tewas dalam kebakaran besar di kompleks hunian Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, meningkat menjadi 9 orang.
“Jumlah WNI korban meninggal dunia bertambah 2 orang dan korban luka-luka bertambah 1 orang,” demikian menurut keterangan tertulis Kemlu RI diterima di Jakarta, Ahad.
Kemlu RI menyampaikan bahwa data tersebut diperoleh berdasarkan rilis data korban kebakaran oleh pihak kepolisian Hong Kong (HKPF) pada Minggu pukul 12:20 waktu setempat (11:20 WIB).
Sementara WNI yang selamat namun mengalami cedera dalam kebakaran besar tersebut menjadi 3 orang.
Kebakaran besar yang melanda kompleks perumahan Wang Fuk Court di Hong Kong, Rabu (26/11), menyebabkan lebih dari 128 orang tewas, 79 orang terluka, dan ratusan lainnya masih hilang. Sebanyak 11 orang telah ditahan terkait kasus kebakaran besar ini.
Garis polisi masih terpasang di lokasi pembunuhan sekeluarga di Kelurahan Paoman, Indramayu, Jawa Barat, Senin (8/9/2025). (ANTARA) Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang pada Minggu memastikan bahwa KJRI Hong Kong telah membentuk tim koordinasi keluarga untuk membantu pemulangan jenazah WNI korban kebakaran apartemen
Ia berkata bahwa tim tersebut bertugas memastikan semua informasi yang diperlukan maupun pertanyaan dari keluarga WNI yang tewas dalam kebakaran di Hong Kong itu dapat terpenuhi.
Terkait proses identifikasi jenazah korban kebakaran, Yvonne mengatakan bahwa sejumlah korban WNI telah berhasil diidentifikasi. Namun, identifikasi sejumlah korban lainnya kemungkinan akan memerlukan sampel DNA dari keluarga untuk mempermudah prosesnya.
Mengingat proses identifikasi maupun koordinasi dengan pihak setempat masih berjalan, Jubir Kemlu itu berkata bahwa kapan jenazah WNI tersebut dapat direpatriasi dari Hong Kong ke tanah air masih belum dapat ditentukan.
ANTARA
Baca Juga: KJRI Hong Kong Pantau WNI Terdampak Kebakaran Besar di Tai Po
Baca Juga: Kemlu: Satu WNI Korban Kebakaran Hong Kong Telah Dipulangkan dari Rumah Sakit
Kebakaran besar di kompleks apartemen di Hong Kong. ANTARA/Anadolu. (Antara)