Ntvnews.id, Depok - Rektor Universitas Indonesia (UI) Heri Hermansyah mengimbau masyarakat Indonesia agar tetap tenang serta menahan diri dalam menyikapi kondisi bangsa, sembari memastikan kegiatan akademik dan nonakademik di UI untuk sementara dilaksanakan dari rumah.
Dalam keterangannya, Minggu, 31 Agustus 2025, Heri menyampaikan, masyarakat diminta menyuarakan aspirasi secara baik tanpa menimbulkan kerugian.
"Kami meminta seluruh lapisan masyarakat agar bisa menyampaikan aspirasinya dengan baik serta mencegah terjadinya penjarahan dan perusakan fasilitas publik yang dapat merugikan masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Heri.
Ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu demi mengembalikan kepercayaan publik. Selain itu, Heri mendorong adanya kebijakan ekonomi pro-rakyat yang mampu menyejahterakan masyarakat dan meringankan beban hidup.
"Jagalah persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa dari perpecahan," tambah Heri.
Baca Juga: Prabowo: Anggota DPR Harus Peka dan Berpihak pada Kepentingan Rakyat
Terkait aktivitas kampus, Heri menjelaskan, kegiatan akademik dan nonakademik di UI dilakukan dari rumah dengan pengaturan tertentu.
Seluruh kegiatan belajar dan mengajar berlangsung daring pada periode Senin, 1 September 2025 hingga Kamis, 4 September 2025.
"Kegiatan praktikum, pemanfaatan laboratorium, dan kegiatan lain yang tidak dapat dilakukan secara daring dijadwalkan ulang setelah periode tersebut dengan mempertimbangkan prinsip keamanan dan keselamatan," jelasnya.
Untuk kegiatan nonakademik, pegawai melaksanakan skema bekerja dari rumah dan dari kantor dengan perbandingan 50:50 sesuai jadwal yang disetujui pimpinan unit kerja.
Namun, petugas keamanan, kebersihan, jaringan IT, panitia wisuda, serta pegawai dengan fungsi kritis tetap bertugas dari kantor.
"Pimpinan Universitas, Pimpinan Fakultas dan seluruh jajaran manajerial universitas dan fakultas tetap melaksanakan kegiatan bekerja dari kantor dengan tetap memperhatikan keamanan perjalanan dari dan menuju tempat kerja," tukasnya
(Sumber: Antara)