Banjir Meluas di Aceh Barat: 43 Desa Terendam

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Nov 2026, 08:29
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Banjir Meluas di Aceh Barat: 43 Desa Terendam Banjir Meluas di Aceh Barat: 43 Desa Terendam (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Bencana banjir yang dipicu oleh curah hujan tinggi meluas di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat sebanyak 43 desa yang tersebar di 10 kecamatan terendam banjir hingga Minggu malam dengan ketinggian air rata-rata berada di atas 30 sentimeter.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Dharmawan, mengatakan bahwa musibah ini bermula dari hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu malam.

"Banjir ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Barat sejak Sabtu malam," ujar Dharmawan di Meulaboh ke awak media, dikutip 2 November 2026.

Baca Juga: Banjir Rendam 18 Desa di Aceh Tamiang, Warga Mengungsi

Kondisi tersebut, lanjut Dharmawan, memicu meluapnya sejumlah sungai besar di Aceh Barat, di antaranya Krueng Meureubo di Kecamatan Pante Ceureumen dan Krueng Woyla di Kecamatan Sungai Mas. "Air sungai dengan cepat merendam sejumlah rumah warga serta akses jalan utama," tambahnya.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Aceh Barat, banjir kini telah merata di 10 kecamatan dengan rincian gampong atau desa terdampak sebagai berikut:

Kecamatan Pante Ceureumen: Desa Keutambang, Lawet, Jambak, Puloe Teungoh, Lango, Canggai, Sikundo (dilaporkan badan jalan dan pagar sekolah tergerus air), serta Seumantok.

Kecamatan Sungai Mas: Desa Tungkop, Kajeung, Lancong, dan Geudong.

Kecamatan Woyla Barat: Desa Cot Rubek, Cot Rambong, Cot Maleh, Napai, Blang Cot Mameh, dan Blang Luah.

Kecamatan Woyla: Desa Cot Keumude, Pasi Birah, Aron Tunong, Ie Itam Tunong, Ie Itam Baroh, Ranto Pantang, Blang Mee, Drien Mangko, dan Pasi Ara Kb.

Kecamatan Woyla Timur: Desa Pasie Ara dan Leubok Pantang.

Kecamatan Arongan Lambalek: Desa Peuribu dan Teupin Peuraho.

Kecamatan Panton Reu: Desa Meugo Cut, Ujong Raja, dan Meutulang.

Kecamatan Kaway XVI: Desa Simpang Peunia, Pasie Jeumpa, Muko, Palimbungan, Tanjong Bungong, Padang Mandang, dan Meunasah Rambut.

Kecamatan Meureubo: Desa Pasi Mesjid.

Kecamatan Johan Pahlawan: Desa Pasi Leuhan.

Kerusakan Infrastruktur

Selain merendam pemukiman penduduk dan akses transportasi darat, derasnya arus banjir juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur vital.

Di Kecamatan Sungai Mas, satu unit jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kajeung dan Desa Tungkop dilaporkan mengalami kerusakan. Pada kecamatan yang sama, tepatnya di Desa Geudong, satu unit rumah warga mengalami kerusakan parah pada bagian lantai dan bodi akibat terkikis oleh derasnya arus air sungai.

Hingga berita ini diterbitkan, tim penanggulangan bencana belum menerima laporan adanya korban jiwa akibat musibah banjir tersebut. Meski demikian, pihak BPBD meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Hingga saat ini, laporan korban jiwa akibat musibah banjir ini belum ada. Namun, intensitas hujan di wilayah pedalaman terpantau masih tinggi,” pungkas Dharmawan.

Petugas gabungan dari BPBD bersama unsur TNI-Polri dan relawan terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta bersiaga untuk melakukan evakuasi lanjutan jika kondisi air mengalami peningkatan.