Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Komisaris NT Corp, Nurdin Tampubolon, menegaskan bahwa program hilirisasi industri yang berjalan secara gradual dan tepat sasaran diyakini mampu menyelesaikan persoalan penyerapan tenaga kerja di dalam negeri.
Hal tersebut disampaikannya dalam program Suara Nusantara bertema Mengawal 2 Tahun Asta Cita yang disiarkan di Nusantara TV.
Menurut Nurdin, kunci utama keberhasilan penyerapan tenaga kerja terletak pada pengelolaan bahan mentah yang selama ini diekspor ke luar negeri. Jika komoditas tersebut diolah terlebih dahulu di dalam negeri melalui proses hilirisasi, maka kapasitas penciptaan lapangan kerja akan meningkat secara signifikan.
"Yang pertama yang perlu kita pahami bersama ya, apabila hilirisasi ini bisa berjalan dengan benar secara gradual, tidak ada masalah tenaga kerja untuk apa namanya? Tidak akan ada kesulitan di dalam menampung tenaga kerja kita," tutur Nurdin, di NT Tower, Raby, 28 Oktober 2026.
Baca Juga: 2 Tahun Asta Cita, Nurdin Tampubolon: Penguasaan Teknologi Kunci Utama Hilirisasi Nasional
Ia menambahkan, penghentian ekspor bahan mentah dan pengalihannya menjadi industri pengolahan domestik akan membuka jutaan peluang kerja baru. Dengan demikian, pertumbuhan penyerapan tenaga kerja diproyeksikan akan melampaui tingkat pertumbuhan angkatan kerja nasional.
"Karena semua nanti pekerjaan yang sekarang hilirisasi yang di luar itu, bahan mentah kita yang kita kirim keluar itu, kita bisa tampung itu, sehingga kalau hilirisasi ini bisa berjalan, dipastikan pertumbuhan tenaga kerja dengan pertumbuhan angkatan kerja akan lebih tinggi peningkatan daripada pertumbuhan tenaga kerja," jelasnya lebih lanjut.
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara kebijakan hilirisasi komoditas dan strategi ketenagakerjaan nasional dalam kerangka mewujudkan visi pembangunan jangka panjang, sejalan dengan program Asta Cita presiden Prabowo-Gibran.
Nurdin Tampubolon, Presiden Komisaris NT Corp (Dokumentasi Pribadi)