VIDEO: Ngeri! Paus Tutul 3,5 Meter Masuk Tambak Warga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Okt 2026, 10:59
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Seekor paus tutul berukuran sekitar 3,5 meter ditemukan terdampar di area tambak di Desa Langkoroni, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (25/10/2026). Seekor paus tutul berukuran sekitar 3,5 meter ditemukan terdampar di area tambak di Desa Langkoroni, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (25/10/2026). (Kendari Info)

Ntvnews.id, Jakarta - Seekor paus tutul berukuran sekitar 3,5 meter ditemukan terdampar di area tambak di Desa Langkoroni, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (25/10/2026). Mamalia laut tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dan berhasil diarahkan kembali ke laut dengan bantuan warga setempat.

Koordinator Wilayah Kerja Sulawesi Tenggara Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar, Jupri, mengatakan penanganan terhadap paus tersebut telah dilakukan sehari setelah kejadian. Warga turut membantu mengarahkan mamalia laut itu agar dapat kembali ke habitatnya.

“Sudah dilakukan penanganan kemarin. Dibantu warga setempat untuk diarahkan kembali ke laut,” kata Jupri dikutip dari Kendari Info.

Jupri menjelaskan, paus yang ditemukan di kawasan tambak tersebut hanya berjumlah satu ekor. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari warga, panjang tubuh paus diperkirakan mencapai 3,5 meter.

“Jumlahnya satu ekor, perkiraan ukurannya sekitar 3,5 meter berdasarkan informasi dari warga,” jelasnya.

Diduga Masuk Perairan Dangkal untuk Mencari Makanan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kendariinfo (@kendariinfo)

Terkait penyebab paus tutul tersebut bisa sampai terdampar di area tambak, Jupri mengatakan hingga kini belum ada kepastian mengenai faktor yang memicu kejadian tersebut.

Ia menduga paus itu mungkin memasuki perairan dangkal ketika mengejar ikan-ikan kecil yang menjadi makanannya. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena informasi mengenai kondisi fisik paus saat ditemukan masih terbatas.

“Hanya dugaan saja, bisa juga karena faktor mengejar makanan, ikan-ikan kecil. Karena tidak ada informasi apakah paus tersebut mengalami luka atau tidak,” ungkapnya.

Belum diketahui secara pasti apakah paus tersebut mengalami luka atau gangguan kesehatan sebelum ditemukan di area tambak. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi mamalia laut itu setelah kembali ke laut juga belum disampaikan.

Pentingnya Penanganan Satwa Laut yang Terdampar

Peristiwa terdamparnya paus di perairan dangkal menjadi perhatian karena mamalia laut berukuran besar dapat mengalami tekanan ketika berada di lingkungan yang tidak sesuai dengan habitatnya.

Paus yang terdampar membutuhkan penanganan secara hati-hati agar tidak mengalami cedera tambahan. Masyarakat yang menemukan satwa laut dalam kondisi serupa sebaiknya segera melaporkan kejadian kepada petugas berwenang atau instansi yang menangani konservasi dan pengelolaan kelautan.

Warga juga diimbau tidak menarik tubuh satwa secara paksa, mengangkat bagian tubuh yang sensitif, atau melakukan tindakan yang berpotensi melukai hewan tersebut tanpa arahan petugas.

Keberhasilan warga Desa Langkoroni membantu mengarahkan paus kembali ke laut menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian ini. Meski demikian, penyebab pasti paus tersebut masuk ke area tambak masih belum diketahui dan memerlukan informasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Informasi dan video diunggah akun Kendari Info.

Baca Juga: VIDEO: Kebakaran Rumah di Jalan Tambak Tadi Malam

x|close