Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) tengah mendalami pemicu ledakan yang melanda sebuah bangunan di kawasan Ruko San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, pada Selasa (6/10). Insiden ini diduga kuat mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka.
“Benar, pagi ini telah terjadi ledakan di salah satu bangunan di kawasan Mulyorejo, Surabaya,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Jules Abraham Abast, saat memberikan konfirmasi.
Jules mengungkapkan, berdasarkan data awal serta keterangan para saksi di tempat kejadian perkara (TKP), sempat terlihat adanya aktivitas memasak sesaat sebelum insiden terjadi. Atas dasar temuan tersebut, dugaan awal mengarah pada kebocoran tabung elpiji.
Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa kesimpulan final belum dapat diambil saat ini. “Namun demikian, kami belum dapat menyimpulkan penyebab pastinya. Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber serta penyebab ledakan tersebut,” ucapnya.
Ia menambahkan, laporan awal yang diterima pihaknya mencatat ada lima orang yang diduga menjadi korban luka akibat ledakan ini. Seluruh korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Sukolilo dan RSUD Dr. Soetomo untuk mendapatkan perawatan medis.
Selain menimbulkan korban jiwa dan luka, daya rusak ledakan tersebut turut menghantam sejumlah bangunan di sekitar titik kejadian dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari kategori ringan hingga berat.
Sebelumnya, informasi mengenai insiden ledakan ini sempat viral di berbagai platform media sosial. Salah satunya disiarkan secara langsung oleh akun TikTok @dwiangga1013 yang melaporkan situasi terkini dari lokasi kejadian.
Dalam siaran langsung tersebut, pemilik akun menyebutkan bahwa ledakan bersumber dari salah satu unit ruko dan dampaknya turut menghancurkan bangunan ruko lain yang terletak persis di seberangnya. Aparat kepolisian juga dilaporkan sudah siaga di lokasi untuk melakukan sterilisasi dan olah TKP.
Baca Juga: Ledakan Ruko di San Antonio Pakuwon City Surabaya Pagi Ini
Insiden ledakan dahsyat terjadi di sebuah kedai nasi tempong yang terletak di kompleks Ruko San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, pada Selasa pagi, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 07.11 WIB. Penyebab Ledakan (Net2netnews) Berikut kronologi sementara berdasarkan informasi yang dihimpun:
07.11 WIB – Ledakan terjadi
Ledakan tiba-tiba terjadi di dalam kedai nasi tempong yang berada di kompleks Ruko San Antonio. Suara ledakan terdengar cukup keras hingga berdampak pada bangunan dan sejumlah ruko di sekitar lokasi.
Diduga berasal dari kebocoran LPG
Ledakan diduga kuat bersumber dari kebocoran tabung gas LPG berukuran 50 kilogram yang berada di dalam kedai. Kebocoran gas tersebut diduga memicu ledakan, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan petugas.
Bangunan kedai mengalami kerusakan parah
Besarnya daya ledak membuat bangunan kedai nasi tempong mengalami kerusakan berat. Bagian kanopi turut rusak, sementara pintu ruko dilaporkan mengalami kerusakan akibat tekanan ledakan.
Tidak hanya bangunan tempat kejadian, dampak ledakan juga dirasakan hingga area sekitar. Kaca-kaca ruko pecah dan sebagian material kaca terlontar hingga radius sekitar 10–15 meter.
Ruko dan kendaraan di sekitar lokasi ikut terdampak
Sedikitnya sekitar 20 bangunan ruko di sekitar lokasi dilaporkan mengalami kerusakan akibat dampak ledakan. Sejumlah kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor yang berada di sekitar lokasi, juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Petugas berwenang saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami penyebab ledakan di salah satu bangunan di Ruko San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) (Antara)