Presiden Iran Sebut Negosiasi dengan AS Tak Lagi Bermakna

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Okt 2026, 09:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai proses negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) sudah tidak memiliki arti. Ia menuding setiap perundingan yang dilakukan justru kembali diikuti serangan terhadap Iran.

Dilansir dari AFP, Selasa, 6 Oktober 2026, pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian ketika upaya untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah masih menemui jalan buntu. 

"Sejauh ini, mereka telah menyerang kami tiga kali setelah perundingan. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak mencari dialog, melainkan tujuannya adalah menggulingkan Republik Islam Iran," kata Pezeshkian.

Menurut Pezeshkian, dialog tidak dapat berjalan efektif ketika Iran terus menghadapi berbagai tekanan yang berasal dari Washington, mulai dari serangan hingga sanksi dan ancaman.

"Dengan musuh yang setiap hari melakukan pembunuhan, sanksi, tekanan dan ancaman, serta melanggar komitmennya, negosiasi menjadi tidak bermakna," ujarnya.

Baca Juga: Pezeshkian Sebut Iran Hadapi Perang Ekonomi, Militer, dan Keamanan

Konflik di Timur Tengah bermula pada akhir Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan mendadak terhadap Iran. Serangan tersebut berlangsung ketika Washington dan Teheran tengah berunding mengenai program nuklir Iran.

Kedua negara sempat menyepakati memorandum of understanding (MoU) pada Juni yang berisi kerangka penyelesaian permanen konflik. Namun, kondisi kembali memanas setelah Iran melancarkan serangan terhadap kapal-kapal di kawasan Selat Hormuz.

AS kemudian kembali melakukan operasi militer terhadap Iran. Sejak saat itu, proses perundingan antara kedua negara praktis mengalami kebuntuan.

Pertemuan tidak langsung antara delegasi AS dan Iran yang berlangsung di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) beberapa waktu lalu juga belum menghasilkan kesepakatan baru.

Dalam beberapa pekan terakhir, Washington disebut mengurangi intensitas operasi militernya dan lebih mengandalkan tekanan ekonomi terhadap Teheran. AS tercatat belum melakukan serangan baru terhadap Iran sejak 1 September.

TERKINI

Presiden Iran Sebut Negosiasi dengan AS Tak Lagi Bermakna

Luar Negeri Selasa, 6 Okt 2026 | 09:30 WIB

Sadis! ART Bunuh Majikan Seorang Profesor di Sukabumi

Viral Selasa, 6 Okt 2026 | 09:24 WIB

PM Jepang Sebut Penurunan Jumlah Penduduk sebagai Krisis Nasional

Luar Negeri Selasa, 6 Okt 2026 | 09:06 WIB

Gempa Magnitudo 4,6 guncang Wilayah Sumba Barat Daya, NTT

Nasional Selasa, 6 Okt 2026 | 09:02 WIB

Pemotor Tewas Usai Hantam Trotoar di Bekasi

Metro Selasa, 6 Okt 2026 | 07:38 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

Nasional Selasa, 6 Okt 2026 | 06:35 WIB
Load More
x|close