Ntvnews.id, Riyadh - Otoritas Arab Saudi membantah informasi mengenai dugaan percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram, Makkah. Pihak berwenang menyebut seorang pria diamankan karena mengganggu para jemaah hingga menimbulkan kepanikan di sekitar masjid suci tersebut.
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui platform X, otoritas keamanan Arab Saudi mengatakan pria tersebut ditangkap setelah membuat keresahan di kalangan orang-orang yang berada di lokasi.
"Pihak berwenang keamanan di ibu kota suci itu menangkap seseorang karena mengganggu orang yang lewat dan menyebarkan ketakutan serta kepanikan di antara mereka, dan dia langsung ditindak," demikian pernyataan otoritas Saudi, dikutip Anadolu Agency, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Baca Juga: Jadi Anggota Wantimpres, Rocky Gerung Ungkap Pesan Khusus Prabowo
Otoritas Saudi juga memastikan kabar yang menyebut adanya dugaan percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram tidak sesuai dengan fakta.
"Pihak berwenang keamanan menegaskan bahwa klaim yang beredar mengenai insiden tersebut tidak benar," demikian pernyataan itu.
Namun, pihak berwenang belum memberikan penjelasan lebih detail mengenai identitas maupun latar belakang pria yang telah diamankan tersebut.
Sebelumnya, informasi mengenai dugaan percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram ramai dibicarakan melalui media sosial. Sejumlah unggahan menyebut seorang pria yang diduga memakai rompi peledak sempat mendekati Ka'bah sebelum diamankan petugas keamanan.
Ka'bah merupakan bangunan berbentuk kubus yang berada di bagian tengah Masjidil Haram, Makkah. Bangunan tersebut menjadi kiblat umat Islam dan merupakan salah satu tempat paling suci dalam agama Islam.
Bendera Arab Saudi (Arab News)